Polisi Belum Tetapkan Tersangka

- Rabu, 14 Oktober 2015 | 19:54 WIB

Diakui Yuliani, pihak­nya belum menetapkan ter­sangka kepada AN,  karena AN masih tergolong anak di bawah umur. “Kita juga kasihan melihat AN, selain dari keluarga kurang mampu, AN juga mengidap tumor di pung­gung­nya ,”ujarnya lagi.

Tak hanya itu saja, kata AKBP Yuliani, kehidupan se­hari-hari AN juga sangat menye­dihkan. “AN masih bawah umur, dari keluarga kurang mampu dan menyidap penyakit ganas pula. Saya sendiri sampai menangis melihat kondisinya. Untuk itu, kita sudah berencana untuk membantu pengobatan penyakit tumor AN,”ujarnya.

Kapolres hadir di pemaka­man bersama banyak pelayat lainnya. Juga tampak Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyir­wan Yunus, Kepala UPT Pen­didikan Kecamatan Situjuah Limo Nagari Ofti Darwan, peja­bat lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, guru-guru, hingga masyarakat setempat turut hadir di hari pemakaman.

Rekan-rekan sekelas korban di SDN 07 Nagari Situjuah Ga­dang ikut menyolatkan jenazah Rifo Novianto Afrika di masjid yang ada 30 meter dari kediaman orang tuanya. Isak tangis, ter­utama dari guru-guru SDN 07 Nagari Situjuah Gadang me­ngiringi pemakaman korban.

Dihadapan keluarga korban, Wakil Bupati Limapuluh Kota Asyirwan Yunus menyampaikan minta maaf kepada keluarga korban. “Peristiwa ini, kita sikapi serius,”jelas Asyirwan Yunus.

Sementara itu, Dinas Pen­didikan Kabupaten Limapuluh Kota mulai memperketat pe­ngawasan sekolah terutama saat jam pejaran berlangsung. “Keja­dian ini, pelajaran bagi kita semua, terutama bagi pengajar di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Radimas Kepala Dinas Pen­didikan Kabupaten Limapuluh Kota.

Radimas mengungkapkan, ke depan akan melarang guru untuk tidak keluar rua­ngan kelas saat jam pelajaran berlangsung. Baik kepada guru honorer mau­pun guru yang telah diangkat jadi PNS. “Seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mengajar, harus dilengkapi sebelum me­mulai pelajaran. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi guru untuk keluar kelas,”tegas Radimas.

Tak sampai disana, seluruh tenaga pengajar termasuk kepala sekolah harus bersama-sama memperhatikan seluruh anak didik di sekolah. Termasuk ka­rak­ter yang dimiliki oleh masing-masing anak didik. “Apabila ada kelakuan yang  mencurigakan terhadap anak didik, guru harus memanggil yang bersangkutan dan menasehati.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X