Polres Pasbar Didesak Bayarkan Ganti Rugi

- Senin, 19 Oktober 2015 | 19:22 WIB

“Kedatangan kami ke Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat adalah un­tuk meminta kepada Kom­nas HAM, bahwa Iwan Mul­­yadi sampai sekarang belum men­dapatkan ke­adilan HAM,” kata Ketua PBHI Sumbar, Wengky Pur­wanto.

Wengky mengatakan, beberapa waktu yang lalu, ketika putusan perdata be­lum dilaksanakan, pihak kepolisian di Pasaman Barat malah melakukan pelang­garan HAM yang baru.

“Pihak kepolisian Pasa­man Barat mendatangi ru­mah korban membawa sem­bako untuk membujuk agar keluarga korban berdamai dan akan memberikan Iwan uang sebesar Rp500 ribu setiap bulannya jika Iwan mau berdamai,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga korban tidak memperma­salahkan niat baik pihak Polres Pasaman Barat da­tang untuk memberi ban­tuan sembako kepada mere­ka. Namun mereka merasa niat baik mereka datang ke kediaman korban adalah untuk mengajak damai, agar uang Rp300 juta tersebut tidak dibayarkan.

“Hampir setiap saat jaja­ran dari Polsek Kinali da­tang ke rumah saya. Mereka pernah memberi Iwan HP, beras, mie dan telur. Namun setiap datang ke rumah, mereka mengajak untuk samai. Jika mau berdamai, mereka berjanji akan mem­berikan uang dan mem­buatkan warung. Kami juga diminta untuk tidak ragu soal janji pemberian uang setiap bulan, karena SK-nya langsung dari Kapolres,” ujar orang tua Iwan, Nazar Salegar menjelaskan kepada Komnas HAM.

Nazar menambahkan, mereka tidak memper­ma­salah­kan niat mulia dari pihak kepolisian Pasaman Barat membantu Iwan. Na­mun jika itu sebagai upaya polisi agar keluarga tidak lagi meminta haknya kepada kepolisian, ia tidak bisa menerima.

Korban sendiri, Iwan Mulyadi menjelaskan, DP­RD Sumbar pernah menda­tanginya untuk melihat kon­disi Iwan, dimana ia menga­takan lembaga legislatif itu akan menyediakan pengo­ba­tan buatnya.

“DPRD Sum­bar pernah ke rumah saya sebulan sebe­lum puasa tahun ini. Mere­ka meminta agar pihak Pus­kes­mas menanggung biaya perawatan saya. Tapi itu hanya sekali saja. Setelah itu tidak ada lagi,” terang Iwan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Rusunawa Painan Belum Mampu Tampung Pasien Covid-19 

Selasa, 3 Agustus 2021 | 23:47 WIB

Besok, Ada Potensi Gelombang 4 M di Wilayah Ini

Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:50 WIB

Pemprov Sumbar Bantu Lab Unand Mesin Real Time PCR

Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Wabup Agam dan 350 ASN Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:41 WIB

Sumbar Menuju Nagari Tageh Bidang Hukum

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:35 WIB

Keluarga Berperan Antisipasi Penyebaran Covid-19

Senin, 2 Agustus 2021 | 21:17 WIB
X