Masyarakat Diimbau Menggunakan Masker

- Selasa, 27 Oktober 2015 | 19:40 WIB

“Cukup banyak ma­sya­rakat yang berada di luar rumah yang tidak meng­gunakan masker. Padahal efek yang bisa ditimbulkan kabut asap tersebut sangat membahayakan kesehatan. Kami turut mengimbau agar masyarakat menggunakan masker apabila keluar ru­mah,” katanya.

Menurut Yunaidi, se­karang merupakan kondisi terparah, sebab tidak per­nah sebalumnya terjadi di wilayah Lubuk Basung dan sekitarnya kabut sepekat sekarang. ”Biasanya kabut Asap memang terjadi ham­pir setiap tahun, namun sekarang merupakan kon­disi paling parah. Yang jelas kabut asap yang ditim­bul­kan dari kebakaran lahan dan hutan akan berdampak bagi kesehatan,” katanya.

Dikatakannya, kadar ok­sigen yang tidak wajar k­arena udara tercemari po­lusi kebakaran hutan akan dapat menimbulkan ber­bagai macam penyakit se­perti ISPA, Pneumonia, iritasi mata, dan iritasi kulit. “Kita memerlukan kadar oksigen yang cukup, bila terdapat partikel yang ku­rang sehat seperti kabut asap sekarang ini, akan menga­kibatkan kadarnya oksigen akan turun,sehingga per­nafasan terganggu,” jelas­nya.

Untuk itu diingatkan dan diimbau kepada masya­rakat agar jangan keluar rumah jika tidak terlalu penting. Tetapi jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker dan kacamata untuk menghindari kontak lang­sung dengan kabut asap. Apabila di dalam ru­mah mempunyai AC, hidup­kan­lah upayakan tidak me­nam­bah sumber asap lain, seperti merokok, memasak dengan kayu dan lain-lain.

“Yang paling tidak kalah penting adalah menye­dia­kan obat-obatan apabila sudah memiliki riwayat penyakit lain. Sediakan ada obat-obat yang biasa Anda konsumsi tersedia di rumah untuk beberapa hari. Kemu­dian jangan lupa istirahatlah yang cukup,  perbanyak minum air putih,” pung­kasnya. (h/yat)

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X