Pembenahan Infrastruktur Harus Ditingkatkan

- Selasa, 22 Desember 2015 | 03:18 WIB

Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial mengatakan, DPRD Bukittinggi pada tahun 2016 mendatang akan ber­peran aktif mendorong pemerintah Kota Bukittinggi melakukan pembenahan infra­struktur yang selama ini menjadi sorotan masyarakat banyak.

Sebut saja permasalahan pelayanan publik, pasar, banjir, masalah kesehatan dan masalah lainnya yang dialami Bukit­tinggi, masih menjadi keluhan masyarakat banyak dan perlu dilakukan kajian dan kerja nyata dari seluruh pihak terkait.

“Tahun depan DPRD Bu­kittinggi akan mendorong peme­rintah untuk membenahi infra­struktur di Bukittinggi. Pemba­ngunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) misalnya perlu diwujudkan untuk mengatasi berbagai permasalahan keseha­tan. Contoh lain, pembenahan Pasar Bawah juga harus dilaku­kan agar pedagang dan pengun­jung di sana merasa lebih nyaman lagi,” ujar Beny Yusrial.

Selama tahun 2015 ini menu­rut Beny Yusrial, DPRD Bukit­tinggi telah melahirkan 15 Perda dan enam diantaranya merupa­kan hasil inisiatif DPRD Bukit­tinggi. Perda yang dilahirkan itu diharap­kan mampu mengubah Kota Bu­kittinggi ke arah yang lebih baik.

Walikota Bukittinggi Terpilih Ramlan Nurmatias mengatakan, kepemimpinan Ramlan-Irwandi siap menjalankan tugas yang menjadi amanah warga Bukit­tinggi setelah nantinya Ramlan-Irwandi dilantik. Menurutnya berbagai permasalahan krusial Bukittinggi seperti masalah par­kir, banjir dan sebagainya akan menjadi program prioritas yang akan dijalankan.

“Tidak tepat rasanya kalau kami menetapkan program kerja 100 hari, karena ketika kami dilantik, kami langsung kerja. Konsolidasi internal dan men­jalin komunikasi dan hubungan baik dengan DPRD serta muspi­da lainnya juga penting dilaku­kan, agar membangun Kota Bu­kit­tinggi ini bisa dilakukan seca­ra bersama-sama,” tutur Ramlan.

Ramlan juga menegaskan, setiap pejabat SKPD di lingku­ngan Pemko Bukittinggi diwajib­kan untuk memahami visi dan misi Pemerintah Kota Bukit­tinggi, sehingga setiap apa yang dilakukan tidak menyimpang dari rel yang telah ditetapkan.

“Pelayanan publik juga perlu ditingkatkan. Misalnya, dalam kepengurusan IMB (Izin Mendi­rikan Bangunan), masyarakat harus mengetahui prosedurnya seperti apa, berapa lama izinnya akan ke luar, berapa biaya yang harus dibayar. Ini sangat penting, agar masyarakat puas dengan setiap pelayanan yang diberikan pemerintah,” ucap Ramlan.

Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Bukit­tinggi yang ke 231, berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan oleh jajaran SKPD Kota Bukit­tinggi, mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga ke tingkat kelurahan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wabup Agam Jadi Narasumber dalam Raker IDI Agam

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:02 WIB
X