Dua Brimob Tewas di Dharmasraya

- Senin, 25 Januari 2016 | 04:48 WIB

Tragis, dua anggota Brimob tewas digilas truk pencuri buah sawit di Dharmasraya. Sementara dua pelaku pencurian juga tewas setelah terjadi baku tembak dengan polisi.

DHARMASRAYA, HALUAN – Dua orang anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sum­bar Brigadir Nanang Hardiansyah, dan Brigadir Anasril, tewas di  digilas truk pencuri buah sawit. Peris­tiwa ini terjadi Minggu (24/1) dini hari, seikitar pukul 04.00 WIB di jalan perke­bunan sawit milik PT Sum­bar Andalas Kencana (SAK) Incasi Raya Group.

Informasi yang dihim­pun Haluan, peristiwa nahas ini terjadi berlokasi di Mua­ro Timpeh Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya, tepatnya di Blok M, perbatasan SP 4, dan SP 3, PT SAK.

Kedua anggota Brimob ini sebelumnya ditugaskan sebagai pengamanan di pe­ru­sahan tersebut mendapat informasi bahwa orang ti­dak dikenal sedang me­ngam­bil buah sawit milik PT SAK tanpa izin.

Kedua korban bersama Ma­najer PT SAK, Gunardi, langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sesampainya di lokasi, pelaku dengan me­ngen­darai truk bermuatan buah sawit hasil curiannya  langsung tancap gas. Melihat pelaku kabur, dua orang anggota Brimob ini, ber­usaha untuk menghentikan ken­daraan tersangka, dengan berdiri di depan truk. Namun pelaku langsung menabrak kedua petu­gas itu. Akibatnya kedua anggota Brimob meninggal di TKP de­ngan kondisi mengenaskan, sedangkan pelaku melarikan diri dengan truk bermuatan buah kelapa sawit menuju arah Tan­jung, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Pihak kepolisian setempat mendapat informasi dari warga atas kejadian itu. Kapolres Dhar­masraya AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan, langsung perin­tahkan Sat-Reskrim Polres Dharmasraya mengejar pelaku.

Kasat Reskrim AKP La­zuar­di, bersama anggota lainnya, langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku ke arah Tanjung Provinsi Jambi. Setibanya, di wilayah perbatasan antara Pro­vinsi Sumbar dan Jambi, anggota Satreskrim Polres Dharmasraya menemukan truk dibawa pelaku. Saat itu juga, anggota Buser ini, menghentikan laju truk dengan cara memarkirkan kendaraan kijangnya di tengah jalan. Namun karena pelaku sedang kalap, mobil kijang milik Reskrim Polres Dharmasraya langsung ditabrak pelaku.

Berselang beberapa detik, terjadi baku tembak antara polisi dengan beberapa pelaku. Nahas, salah seorang anggota Reskrim Polres Dharmasraya, Brigadir Ramdoni, terkena luka tembak di bagian bahu sebelah kiri. Sementara Brigadir Pevi Ardian­syah juga mengalami luka gores di bagian badan dan kepala aki­bat pecahan kaca mobil kijang tumpa­ ngannya, saat ditabrak truk pelaku.

Sementara, tersangka Bagus Biantoro (28) Warga Jorong Bukit Harapan, Kenagarian Tiu­mang, Kecamatan Tiumang, Ka­bu­paten Dharmasraya, bersama satu orang rekan seprofesinya tidak memiliki identitas, tewas di tempat ketika terjadi kontak senjata terkena tembakan dari pihak Satreskrim Polres Dhar­masraya.

Saat ini, kedua korban tewas dari anggota Brimob telah dikem­balikan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Sebelumnya kedua jenazah aparat ini, telah dimandikan, dan dikafani, serta disalatkan oleh anggota Brimob di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh.

Kapolres Dharmasraya AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan telah terjadi perampokan di lokasi kebun sawit milik PT SAK Incasi Raya Group. Atas kejadian itu, menewaskan dua orang anggota Brimob yang sedang bertugas di wilayah itu.

Sementara dua orang pelaku juga tewas di tembak pihak Kepolisian, dikarenakan saat penangkapan terjadi kontak sen­jata antara anggota Kepolisian dengan pelaku. Bahkan satu orang anggota Reskrim Polres Dharmasraya saat kontak senjata, tertembak di bahu bagian sebelah kiri. Saat ini anggota tertembak sedang menjalani perawatan di RSUD Sungai Dareh.

Kuat dugaan,  pelaku pencu­rian buah sawit itu lebih dari empat orang. Sebab itu Satres­krim juga bantuan dari satu pleton anggota Brimob Polda Sumbar hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sempat kabur dari kepungan polisi.

Siagakan Personel

Sementara itu, Kapolres Si­jun­jung AKBP Dwi Sulistyawan menyiagakan personelnya untuk mengantisipasi larinya ter­sangka pelaku kawanan pencuri sawit ke Kabupaten Sijunjung yang me­nabrak dua orang anggota brimob hingga tewas di Kabupaten Dhar­masraya, serta memperketat daerah perbatasan yakni di Kili­ran jao dan Sungai Tambang Kecamatan Kamang Baru guna mempersempit pelarian pelaku.

“Kita telah perintahkan ang­gota Satlantas Polres Sijunjung untuk melakukan razia terhadap kendaraan yang dicurigai sesuai dengan ciri-ciri kendaraan dari pihak kepolisian Resort Dhar­masraya yang diduga digunakan pelaku untuk menabrak dua orang anggota Brimob. Kita juga menerjunkan personel di daerah perbatasan Pekanbaru-Sijunjung dan Sijunjung-Dharmasraya un­tuk antisipasi larinya pelaku ke Kabupaten Sijunjung,” ujarnya.

Kapolda Turun ke Lapangan

Tewasnya dua anggota Bri­mob Polda Sumbar itu direspon langsung oleh Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Drs. Basarudin.

Melalui Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi, ia me­ngatakan dua anggota Brimob yang tewas tersebut adalah Bri­gadir Anasril (36) dan Brigadir Nanang Ardiansyah.

Syamsi mengatakan, Kapolda sudah berada di Dharmasraya untuk memantau situasi terkini di daerah itu. Pelaku yang beraksi dalam pencurian sawit itu lebih dari lima orang, dan dua orang di antaranya sudah ditembak oleh petugas. Kami meyakini kom­plotan tersebut masih berada di kawasan Dharmasraya. Saat ini Polda Sumbar sedang memburu tersangka lain,” tutup Syamsi. (h/mg-bdr/mg-adl)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB

Exavator Rusak di TPS Pariaman Belum Tersentuh Perbaikan

Selasa, 21 September 2021 | 10:03 WIB

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB
X