Pencuri Motor Ditangkap Polisi

- Senin, 25 Januari 2016 | 16:16 WIB

SIJUNJUNG,HALUAN — Seorang pemuda bernama Trisna Arianto Simorangkir  alias Ari (21) warga Simpang Rumbio Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok, Sabtu (23/1) terpaksa harus ber­urusan dengan pihak Kepo­lisian Resor Sijunjung, karena diduga melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di Terminal Kiliran Jao, Kecamatan Kamang Ba­ru. Sementara satu pelaku lainnya berinisial “P” masih diburu.

Pengakuan Ari kepada petugas, dia disuruh oleh P yang baru dikenalnya bebe­rapa hari karena sama-sama berprofesi sebagai seorang pengamen di Terminal Kili­ran Jao untuk mengambil salah satu motor milik korban bernama Sahril (49) warga Jorong Sungai Ampang Ke­nagarian Sungai Lansek Ke­camatan Kamang Baru. Mo­tor itu  biasanya diparkir di depan warung milik korban, bahkan P menunjukkan di mana biasanya pelaku me­letakkan kunci motornya, karena P sering mangkal di warung milik korban.

 Ari tanpa pikir panjang langsung mengikuti perintah te­mannya tersebut dan me­lakukan aksinya pada Senin (18/1) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB dengan diantar oleh P. Ari  langsung me­masuki kedai milik korban mengambil kunci sepeda mo­t­or yang tengah digantung di dalam warung dan menggasak sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam merah dengan cara didorong sejauh kurang lebih sepuluh meter dari warung korban, ke­mu­dian dihidupkan dan dibawa pelaku ke Simpang Kiliran Jao bersama “P”.

Usai melancarkan aksi­nya, P dan Ari bertemu de­ngan Eka Putra (22) seorang pemuda Bisu yang dikenal pelaku di Terminal Kiliran Jao, kemudian P me­ning­galkan kedua orang tersebut. Pelaku Ari yang diduga masih amatiran meminta tolong kepada si pemuda bisu ter­sebut untuk membantu men­jual sepeda motor hasil curian, namun ditolak karena takut dengan polisi.

Ari yang geram dengan si bisu, kemudian mengambil sebuah ranting/kayu dan ke­mudian ditempelkan ke perut si bisu sambil diputar-putar sehingga mengalami memar di perut sebelah kirinya.

 Karena takut, pemuda bisu itu pun akhirnya mau menuruti keinginan Ari un­tuk menjual sepeda motor hasil curian tersebut, dengan me­ngajak seorang anak di bawah berinisial “R” sebagai pe­ner­jemah bahasa isyarat saat ber­temu dengan pembeli. Nahas, saat menawarkan sepe­da mo­tor dengan harga murah kepada salah seorang warga yang berada di salah satu kedai di Jorong Gantiang Kena­ga­rian Sijunjung kecamatan Sijunjung, warga menjadi cu­riga dan melaporkan infor­masi tersebut ke Polres sijun­jung. Anggota polisi pun da­tang dan langsung me­nga­man­kan si bisu dan pener­jema­h­nya ter­sebut dan menangkap pe­laku Ari di Terminal Ki­liran Jao berdasarkan kete­ra­ngan si bisu dan pener­jemah­nya.

Kapolres Sijunjung AKBP. Dwi Sulistyawan di­dam­pingi Ka­satreskrim AKP An­drian­syah Hasibuan mengatakan, Ari beserta barang bukti satu unit sepeda motor Nopol BA 6791 KV milik korban telah diamankan. Sementara pe­muda bisu dan penerjemahnya berstatus sebagai saksi. (h/ogi)

 

Kanit IV bersama Anggota Satreskrim Polres Sijunjung difoto dengan Ari Simorangkir (21) pelaku curanmor berikut barang bukti satu unit kendaraan roda dua yang diamankan dari tangan pelaku. (OGI)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X