Kampanye Gemarikan Dicanangkan

- Kamis, 24 Maret 2016 | 14:30 WIB

Arosuka, Haluan — Ka­bupaten Solok merupakan daerah yang me­miliki kek­a­yaan alam dan sumberdaya air yang melimpah. Kondisi ini sejatinya menjadi potensi besar bagi masyarakatnya untuk mengem­bang­kan budi­daya perikanan, namun hing­ga kini potensi yang ada itu masih belum mampu tergarap secara mak­simal bahkan ting­kat keinginan mas­yarakat untuk mengkunsumsi ikan itu sendiri juga masih sangat rendah.

Secara topografi Kab. So­lok sangat mendukung untuk membudidayakan ikan khu­su­nya ikan air tawar, hal ini didukung dengan banyaknya danau dan daerah aliran su­ngai yang me­lintasi berbagai kawasan dan pemu­kiman pen­duduk. “Dengan banyak­nya fasilitas tempat budidaya ikan di Kab. Solok, seharusnya masyarakat me­miliki minat yang tinggi dalam meng­kon­sumsi ikan, tetapi mengapa minat masyarakat masih kur­ang  dalam hal ini,” kata Bupati Solok H. Gusmal, SE,MM dalam silaturahim forum peningkatan konsumsi ikan (Forikan) Kabupaten Solok di dinas perikanan dan peternakan setempat.

Hadir dalam acara itu, ketua umum Forikan kab. Solok  Ny. Desna Devi Gus­mal, SH,   Ketua GOW Kab Solok Dahliar Yulfadri Nur­din, Ketua umum forikan provinsi sumbar diwa­kili Ny. Eliarti Yosmeri, Kadis ke­lautan dan perikanan prov sumbar diwakili Ir. Afri­da­wati, M.SiKepala dinas peri­kanan dan peternakan Kab Solok Ir. Fakhri Kepala SKPD, Ca­mat di lingkup pemerintah Kab Solok

Gusmal menyebutkan, saat ini konsumsi ikan secara nasional sebesar 37 kg/kapita/tahun sedangkan di provinsi Sumatera Barat 34,16 kg/kapita/tahun. Sementara se­cara na­sional pada tahun 2011 telah dilun­curkan program gemar makan ikan (GEMA­RIKAN) di Kab. So­lok yang ditindak lanjuti dengan diben­tuknya FO­RIKAN Kab So­lok. “Mudah-mu­dahan de­ngan adanya FORIKAN ini, masyarakat dapat mem­biasa­kan diri un­tuk mengkonsumsi ikan,” bebernya.

Bupati berharap, seluruh stake­holder yang ada dapat mendukung program 4 pilar pembangunan di Kab.Solok, terutama masyarakat luas dengan adanya akselerasi kegiatan antara forikan dan masyarakat. “ Kita berharap camat, wali nagari dan seluruh stakeholder yang ada bisa mendukung pelaksanaaan program Forikan ini di tengah  masyarakat. Agar kebutuhan gizi masyrarakat dapat ter­penuhi melalui konsumsi ikan ini,” ungkapnya.

Semantara itu, Ketua Umum FORIKAN kab So­lok Ny. Desna Devi Gusmal, SH menyebutkan kon­sumsi ikan di kab. Solok ini baru mencapai 31kg perkapita pertahun, dala artian masih rendah dari jumlah yang di targetkan. Hal ini disebabkan oleh kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan dan olahannya masih sangat rendah. Tingkat kon­sumsi ikan kata dia, perlu terus di dorong karena ikan tidak hanya sebagai sumber protein tetapi juga mengnadung lemak, vitamin dan mineral yang sangat baik bagi tubuh. (h/ndi)

Editor: Administrator

Terkini

Pertashop Kini Hadir di Pesantren Sijunjung

Jumat, 23 Juli 2021 | 23:30 WIB

RSUD Achmad Darwis Tambah Ruang Operasi Covid-19

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:05 WIB

Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Berganti

Jumat, 23 Juli 2021 | 15:49 WIB
X