Puluhan Warga Keracunan

- Senin, 28 Maret 2016 | 03:52 WIB

“Setelah makan, anak saya pulang. Sesampai di rumah seki­tar pukul 14.00 WIB, anak saya muntah-muntah. Awalnya saya tanggulangi sendiri, namun ma­kin lama semakin parah maka­nya dilarikan ke rumah sakit,” terang Rusdi.

Alangkah terkejutnya Rusdi, warga Nagari Durian Tinggi ini, ketika membawa anaknya ke rumah sakit, ternyata sudah terdapat belasan korban dengan keluhan keracunan yang sama.

Diakui Rusdi, ia menduga anaknya keracunan sehabis me­ma­kan nasi pembagian dengan menu telur dibumbui sambalado. “Diakui anak saya, ia muntah-muntah sehabis makan nasi,” kata Rusdi.

Tidak saja Dani, korban lain­nya M. Agil dan Apin, juga me­nga­kui hal yang sama. Menurut orang tua dari kakak beradik ini, Ramadhan, anak-anaknya mun­tah sehabis makan nasi.

Ketua Syukuran M. Zen me­nye­butkan, korban yang diduga keracunan makanan itu, kemung­kinan mendapatkan nasi bungkus pembagian tahap pertama yang dibungkus sekitar pukul 11.00 WIB- 12.00 WIB.

“Saya menduga nasi yang dimakan korban ini adalah nasi tahap pertama, sudah lama dibung­kus,” katanya.

Menurutnya, semua nasi pada acara tersebut dimasak dan dibungkus pada satu tempat dengan banyaknya bungkusan mencapai 17 ribu bungkus. “Saya sudah bilang kepada panitia lain, agar memasak nasi itu pada 22 titik namun kenyataannya di­masak pada satu titik saja,” jawabnya.

Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama sudah menjenguk pasien korban diduga keracunan maka­nan itu ke RSUD Lubuksikaping. Wabup menanyakan kondisi korban dan menanyakan apa yang dimakan sebelum kejadian. “Kita beroda dan berharap warga yang sakit ini cepat sembuh,” ujar Wabup Atos Pratama.

Sementara itu, Ketua DPRD Pasaman Yasri meminta agar penyidik kepolisian setempat mengusut tuntas kasus dugaan keracunan makanan nasi bung­kus yang dimakan oleh masya­rakat saat acara Pesta Rakyat Pasaman itu. “Saya tidak mau menduga-duga. Saya berharap kasus ini bisa dituntutaskan secepatnya oleh penyidik,” kata Yasri. (h/col)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB

Excavator Rusak di TPS Pariaman Belum Tersentuh Perbaikan

Selasa, 21 September 2021 | 10:03 WIB

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB
X