Dibangun Tanpa Ganti Rugi Tanah

- Rabu, 30 Maret 2016 | 03:51 WIB

PADANG PARIAMAN, HALUAN- Pasar Batu Basa, Nagari III Koto Aur Malintang, Keca­matan IV Koto Aua Mapintang, Kabupaten Padang Pariaman dijadikan sebagai Pasar Percontohan di daerah ini. Bangunan seluas 1,5 hektar yang mulai dibangun pada tahun 2013 tersebut terlihat megah dan repre­sentatif.

Bupati Ali Mukhni me­nga­ku puas dengan te­rea­li­sasinya pusat transaksi jual beli masyarakat yang bersih, nyaman dan tertata rapi. “Membangun pasar sangat mudah, namun yang paling sulit itu memeliharanya,” kata Bupati Ali Mukhni, di Batu Basa, IV Koto Aur Malintang, Selasa (29/3).

Dia menjelaskan, pasar nagari tersebut menelan biaya sebesar 2,9 Milyar yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Padang Pa­riam­an dari lintas sek­toral yaitu Dinas Ko­perin­dag, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dana Desa dan PNPM. Ke depan, tambah Ali Mukhni, akan diran­cang masterplan peng­hijau­an terdiri dari ta­man dan aneka tanaman disekitarnya.

Sementara itu, Ang­gota DPR RI John Kennedy Azis mengaku bangga de­ngan pe­m­bangunan pasar nagari yang telah lama di­nanti oleh ma­sya­rakat. Di­katakan­nya bah­wa adanya pembangunan infrastruktur di wilayah utara akan se­makin meningkatkan pere­konomian masyarakat. “Ini bukti Bupati Ali Mukhni sangat komit dengan pem­bangunan di wilayah utara,” kata Politisi Partai Golkar itu.

Pada kesempatan itu ia berinisiatif untuk mengajak Pemerintah Daerah dan perantau untuk membangun MCK di Pasar Batu Basa. Sebagai bantuan awal, Putra Sungai Geringging itu men­yerahkan bantuan sebesar 5 juta rupiah.

Pasar Batu Basa me­ru­pa­kan satu-satunya pasar yang dibangun tanpa ganti rugi oleh pemilik tanah,  sehingga Pemerintah Da­erah berencana mem­beri­kan penghargaan berupa ongkos naik haji. “Tadi ada masukan dari Ibu Kajari, untuk itu Pemerintah dan DPRD berencana berikan ongkos naik haji pada tahun 2017 kepada Bapak Mansur dan Ibu selaku pemilik ta­nah,” kata Ali Mukhni.

Pemilik tanah, Mansur membenarkan pernyataan Bupati tersebut, bahwa la­han pembangunan telah di­se­rah­kan kepada Pe­me­rint­ah Da­erah tanpa ganti rugi alias gratis. “Alasannya se­der­hana, jika tanah tersebut diganti rugi maka amal iba­dah ke­luarga dan pen­da­hulu kami akan terputus oleh Allah SWT,” kata Mansur.

Ia juga mengucapkan te­rima kasih kepada Bupati Ali Mukhni yang mem­pu­ny­ai niat untuk mem­biayai ibadah haji tahun depan. “Saya tidak menyangka sa­ma sekali, ru­pa­nya Allah SWT mem­ba­lasnya melalui tang­an Bapak Ali Mukhni deng­an be­rang­kat ke tanah suci,” kata pria 70 tahun itu. (h/bus)

Editor: Administrator

Terkini

Pertashop Kini Hadir di Pesantren Sijunjung

Jumat, 23 Juli 2021 | 23:30 WIB

RSUD Achmad Darwis Tambah Ruang Operasi Covid-19

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:05 WIB

Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Berganti

Jumat, 23 Juli 2021 | 15:49 WIB
X