Tari Piring Pukau Peserta Kongres JKPI

Administrator
- Rabu, 11 Mei 2016 | 04:54 WIB

BUKITTINGGI, HALUAN — Tari piring kreasi yang ditampil­kan tim kesenian Kota Bukit­tinggi mengundang decak kagum peserta kongres Jaringan Kota Pu­saka Indonesia (JKPI) di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Da­russalam (NAD), Senin (9/5) malam.

Tim kesenian Kota Wisata diwakili Sanggar Gastarana de­ngan 11 personel menghoyak panggung utama di gedung perte­muan kampus Universitas Darul Salam Banda Aceh dengan me­nam­pilkan aneka tarian diiringi musik khas daerah.

Para peserta kongres yang berasal dari 54 kabupaten dan kota se Indonesia yang meru­pakan anggota JKPI terkesima menyaksikan dara cantik menari di atas pecahan kaca. Pada ke­sem­patan itu, peserta menyam­paikan apresiasi kepada Wakil Walikota H. Irwandi yang me­mim­pin delegasi Kota Wisata pada kongres yang berlangsung 9-12 Mei 2016.

Kabid Museum dan Pening­galan Sejarah Disbudpar Kota Bukittinggi, Ridwan, dalam kete­ra­ngan langsung dari Banda Aceh, Selasa (10/5) menyebut­kan, ke­ikut­sertaan tim kesenian sekaligus promosi aneka seni dan budaya Kota Bukittinggi pada iven nasio­nal yang digelar untuk kelima kali.

Pada bagian kegiatan kongres tersebut, Wawako Irwandi bersa­ma dirinya serta Kabid Kebu­dayaan, Almisri, juga mengikuti seminar Kota Pusaka di Museum Rumah Aceh.

Kongres JKPI ke-5 meru­pakan program pengelolaan pena­taan kota pusaka (P3KP) Kementerian Pekerjaan Umum. Banda Aceh mendapat keper­cayaan sebagai tuan rumah pada kongres tersebut, sekaligus me­ngumandangkan Kotaraja menu­ju Warisan Sejarah. Bukittinggi, termasuk salah satu kota sebagai anggota JKPI.

Wawako Irwandi mengaku mendapat banyak masukan dari rangkaian kongres dan seminar serta peninggalan sejarah yang ada di Kotaraja sebagai kota sangat tua dengan usia 710 tahun.

“Kita mesti belajar dari Kota­raja dalam mengembangkan kota­nya di bidang pusaka dan sejarah,” ujarnya. Bukan tidak mungkin Bukittinggi ditata lebih baik ke depan, sehingga juga menjadi kota yang unggul dengan peninggalan sejarah dan pusaka. (h/rel/ril)

Editor: Administrator

Terkini

X