Seorang Warga Saok Laweh Terindikasi Derita Penyakit Kaki Gajah

- Rabu, 11 Mei 2016 | 12:26 WIB

AROSUKA, HALUAN --Pemerintah Kabupaten Solok, Selasa (10/5) sekitar pukul 20.15 WIB malam, melakukan tes sampel darah bagi masyarakat yang ada di Nagari Saok laweh Kec. Kubung. Tes darah ini dilakukan terkait adanya masyarakat yang terindikasi terkena penyakit Kaki Gajah atau Filariasis. Kegiatan pengambilan sampel darah pada malam hari yang dipusatkan di Puskesri Saok Laweh , Jorong Kapalo Koto, langsung dikawal Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, beserta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, dr.Misral, Camat Kubung, Feri Hendria dan beberapa dinas terkait lainnya. “Kenapa pengambilan sampel dilakukan pada malam hari, karena diagnosis pada penyakit kaki gajah ini umumnya bisa dideteksi dari pemeriksaan mikroskopis darah, dan biasanya microfilaria hanya muncul  menunjukkan diri dalam darah di saat malam hari serta terjadi hanya beberapa jam saja,” terang Wabup Yulfadri Nurdin. Sementara itu, Kepala Puskesri Kapalo Koto Kenagarian Saok Laweh, Kasmanidar, menambahkan, “Jumlah warga yang ada di wilayah kerja saya lebih kurang 1500 orang, namun yang diambil contoh sampel darahnya hanya 300 orang saja. Apabila dari 300 orang yang sampel darahnya diambil ternyata ada 3 orang saja yang terindikasi terkena gejala kaki gajah maka daerah ini akan dieliminasi untuk memutus rantai penularan, yang disebabkan oleh nyamuk pembawa cacing filaria penyebab kaki gajah ini,” terang Kasmidar.(h/ndi)

Editor: Administrator

Terkini

7 Fraksi DPRD Solsel Sepakati Ranperda RPJMD 2021-2026

Rabu, 22 September 2021 | 14:11 WIB

DPMD Kota Pariaman Siap Fasilitasi Desa Dirikan BUMDes

Selasa, 21 September 2021 | 22:10 WIB

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB
X