Silvia Antika, Korban Perampokan di Muara Kelaban Masih Trauma

- Rabu, 11 Mei 2016 | 17:36 WIB

SAWAHLUNTO, HALUAN -- Meski tiga pelaku perampokan telah diringkus, Silvia, korban perampokan di Muara Kelaban itu, mengaku masih sangat takut untuk menyetor uang ke bank. Rasa trauma yang dialaminya, juga sempat membuat selera makannya hilang, sejak kejadian hingga saat ini. Ibu tiga anak itu menceritakan, dirinya pergi ke Bank Syariah Mandiri bersama anak keduanya, Fathir (8). Karena uang yang disetornya tidak muat dalam jok sepeda motor, akhirnya uang yang diperkirakan mencapai Rp165 juta dibawa dengan kantong plastik. Tanpa rasa khawatir, gepokan uang dalam kantong plastik itu pun, diletakan di bagian kaki, dengan ditutupi rok Silvia yang memang terbilang panjang. Anehnya, menurut Silvia, begitu meluncur dari ruko, motornya sempat dipepet mobil berwarna hitam, beberapa kali. Begitu berbelok masuk ke kawasan parkir bank, Silvia pun lega, karena mobil tersebut langsung menghilang. Namun, begitu turun dari sepeda motor dan akan membawa gepokan uang dalam plastik tersebut, Silvia dikagetkan dengan kedatangan pria bersenjata memakai masker dan ditutupi helm serta memakai jaket gelap. Takut ditembak, Silvia pun memilih lari masuk ke bank. Saking takutnya, untuk masuk ke dalam bank pun, Silvia mengaku sangat kesulitan. “Saya tidak lagi memikirkan uang itu, saya takut melihat pistol yang mengarah ke saya,” ungkapnya Rabu (11/5). (h/dil/mg-rki)

Editor: Administrator

Terkini

X