Tak Pandai Menulis, Guru Tak Bisa Naik Pangkat

Administrator
- Kamis, 23 Juni 2016 | 04:41 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi mengingatkan para guru di Kabupaten Limapuluh Kota, harus pandai menulis karya ilmiah sebagai salah satu persyaratan kenaikan pangkat/golongan.

Bila tidak, maka pangkat guru yang bersangkutan akan jalan di tempat.

”Sekarang saja, guru-guru berpangkat IVa terpaksa jalan di tempat, tidak bisa naik pangkatnya ke IVb ka­rena tidak bisa menulis karya ilmiah,” ungkap Bupati Irfen­di Arbi di Kantor Bupati Bukik Limau Sarilamak, kemarin.

Hal ini harus menjadi perhatian bagi guru-guru, terutama guru SD agar meng­ikuti pelatihan atau lokakarya yang diselenggarakan Dinas Pendidkan.

Sebab, persoalan guru tidak bisa menulis ini, sebenarnya tergantung pada diri sendiri. Harus ada niat atau kemauan.

“Guru harus bisa menulis karya ilmiah ini sudah men­jadi aturan untuk naik pang­kat,” ujar Irfendi Arbi.

Untuk mengatasi perso­alan ini, sebelumnya Pemkab Limapuluh Kota sudah mem­­berikan pelatihan utamanya terhadap guru Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Limauluh Kota dalam Bidang Penelitian Pendidikan.

Pelatihan ini dihelat di Shago Bungsu Lubuak Ba­tingkok Keca­matan Harau, Selasa (21/6).

Ketua Tim Jarlit (Jaringan Penelitian Lima Puluh Kota), Zulkifli Dt Mangkuto Rajo terpisah mengatakan, pela­tihan peningkatan kom­peten­si profesional dan karya ilmiah guru ini diterapkan bagi 100 guru SD se-Lima­puluh Kota.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pusat Daur Ulang Sampah Kota Pariaman Mulai Beroperasi

Jumat, 30 September 2022 | 20:36 WIB

Pemko Pariaman Gelar Bazar Pangan Murah

Jumat, 30 September 2022 | 20:31 WIB

Sumbar dan Denmark Jajaki Kerjasama Pengelolaan Sampah

Jumat, 30 September 2022 | 05:29 WIB
X