Satu Lagi Korban Ledakan Tambang Batu Bara Meninggal Dunia

- Selasa, 5 Juli 2016 | 16:00 WIB

PADANG, HALUAN – Setelah mendapatkan perawatan intensif di Ruang Rawat (RR) Luka Bakar RSUP Dr M Djamil sejak 27 Juni lalu, Kaminuddin Nduru (45), warga Loloawu Kabupaten Nias Selatan yang menjadi korban ledakan Lobang Tambang Batu Bara dalam WIUP PT NAL, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, Selasa (5/7) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr M Djamil Gustafianof, membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, Kaminuddin telah dirawat intensif selama lebih kurang sepekan, namun luka bakar seluas 44% di tubuh bagian atasnya membuatnya tidak mampu bertahan.

“Meninggalnya tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Beberapa sanak familinya tadi langsung mengurus kepulangannya ke kampung halaman,” kata Gustafianof.

Selanjutnya ia jelaskan, kondisi satu korban lainnya, Adi Tusiman (35) yang mengalami luka bakar seluas 40% masih mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSUP Dr M Djamil. Kondisinya masih berat, namun dalam pantauan ketat tim medis.

“Total ada tiga yang dibawa ke M Djamil, sebelumnya pada SAbtu 3 Juli lalu satu korban lain bernama Siswoko meninggal dunia, sekarang Kaminuddin meninggal dunia. Tinggal satu lagi yang dirawat intensif di ICU atas nama Adi Tusiman,” jelas Gustafianof.

Menurutnya, luka bakar yang meliputi tubuh bagian atas pasien membuat kondisi pasien berat, terlabih lagi ketiganya mengalami trauma inhalasi yang mengganggu pernapasan.

Sebelumnya diberitakan, lima penambang batu bara di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi korban ledakan di dalam lobang tambang pada Senin 27 Juni lalu. Tiga dari lima pekerja dirujuk dari RSUD Sawahlunto ke RSUP M Djamil Padang. (h/isq)

Editor: Administrator

Terkini

Solok Selatan Kembangkan 9 Nagari Tageh

Senin, 18 Oktober 2021 | 01:30 WIB

MTsN Padang Panjang Juara Umum Ajang Holistic DEI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:55 WIB

Wako Padang Panjang Lantik Pengurus MKKS SMP

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:37 WIB
X