Harga Cabai Mahal, Petani tak Menikmati

- Selasa, 9 Agustus 2016 | 04:07 WIB

Kebun cabai seluas 40 hektare itu, tersebar di Keca­matan Lareh Sago Halaban, Situjuh Limo Nagari, Ke­camatan Luak, Akabiluru dan Bukik Barisan. Sebagian besar sudah dibongkar. Saat ini, mereka bakal memulai tanam baru kembali. Hanya saja, belum tentu ketika pa­nen nanti harga cabai masih tinggi.

“Tahun 2016 ini, sejum­lah kelompok tani juga keba­gian bantuan dari pemerintah seluas 75 hektare, tapi saat ini masih dalam proses,” ka­tanya. (h/zkf)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB

Excavator Rusak di TPS Pariaman Belum Tersentuh Perbaikan

Selasa, 21 September 2021 | 10:03 WIB

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB
X