Tanjakan Kelok 44 Bakal Kuras Tenaga Pebalap TdS

- Selasa, 9 Agustus 2016 | 04:08 WIB

AGAM, HALUAN —  Ke­tang­guhan pebalap Tour de Sing­karak (TdS) bakal diuji pada etape IV, dengan medan berat berupa tanja­kan terjal pada jalur Kelok 44 yang membentang dari Keca­matan Tanjung Raya sampai Kecamatan Matur, Ka­bu­paten Agam. Pebalap dipasti­kan tidak akan mudah melalui jalur tersebut.

Selain wilayah pegunungan, daya ketahanan pebalap juga akan diuji dengan cuaca tidak bisa diprediski, bisa cerah, bahkan hujan bisa turun se­wak­tu-waktu. Meski demikian, pebalap dipastikan terhibur dengan keindahan khas alam pada finis di Lawang Park, Kabupaten Agam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwsata Kabupaten Ag­am, Hadi Suryadi, Senin (8/8) menga­takan, pelaksaan TdS IV dipasti­kan akan menarik, karena me­nem­puh jalur yang cukup jauh, yaitu Padang Pan­jang, Serambi Mekkah–Jalan Raya Bukittinggi Padang–Sicincin-Sim­pa­ng Ja­gung–Kota Paria­man-Sim­pa­ng Apar–Naras–Sungai Limau-Tiku-Lu­buk Ba­sung–Manin­jau dan finish di Lawang Park.

“Akan menjadi suguhan utama pastinya adalah jalur Kelok 44. Pemkab Agam sudah mempersiapkan segala sesuatu terkait kebutuhan saat finis di Lawang, Kecamatan Matur. Menurutnya, etape IV sangat penuh tantangan ,di mana pe­ba­lap bakal menem­puh Ke­lok 44 sebelum finis,” katanya.

Dikatakannya, jalur kelok-kelok sangat menantang dan bakal memberikan kepuasan tersendiri bagi para pembalap. Ia menilai, Kelok 44 adalah jalur paling berat pebalap TdS, tanja­kan Kel­ok  44 bakal menguras tenaga.

“Seluruh persiapan di finish sudah rampung, begitu juga dengan prasarana lainnya, se­perti jalan sudah diperbaiki dinas terkait dan ilalang yang hidup ditepi jalan sudah dirapi­kan. Finish diperkirakan se­sudah Zuhur dan bakal dijamu dengan istimewa pastinya,” jelas Hadi. (h/yat)

Editor: Administrator

Terkini

X