Pariwisata Sumbar Bisa Terancam

- Jumat, 18 Mei 2018 | 10:20 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Rentetan aksi teror di Indonesia sepekan belakangan menjadi luka yang menyakitkan bagi pariwisata. Sejauh ini, sudah 14 negara yang mengeluarkan peringatan keamanan perjalanan atau travel advice ke Indonesia. Bukan tidak mungkin Sumbar akan ikut merasakan dampak buruk travel advice tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian menyebutkan, Malaysia adalah salah satu negara yang mengeluarkan travel advice kepada warga negaranya untuk menahan keinginan terbang ke Indonesia. Padahal di satu sisi, wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumbar didominasi wisman dari negeri jiran tersebut.

“Semoga saja travel advice itu tidak berdampak ke pariwisata Sumbar dan segera dicabut. Terlebih termasuk Malaysia di dalamnya. Ini membuktikan, aksi teror memang sangat menyakitkan bagi dunia pariwisata,” kata Oni di Kantor Gubernur, Kamis (17/5).

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, wisman asal Malaysia sejak Januari hingga Maret tahun ini (2018) bahkan sudah mencapai 10.235 orang. Kemudian, disusul wisman Singapura dengan total 909 orang, dan Australia sebanyak 380 orang.

“Dari data terlihat bagaimana dominannya kunjungan warga Malaysia ke Sumbar. Oleh karena itu segenap masyarakat Sumbar mesti memastikan keamanan dan kenyamanan agar mereka yang datang tidak merasa takut. Meski pun bukan di sini kejadian teror yang telah terjadi itu,” katanya lagi.

Hingga hari ini, Dinas Pariwisata belum menemukan adanya penurunan jumlah wisman ke Sumbar sejak dikeluarkannya travel advice oleh 14 negara ke Indonesia. Namun ia akan segera mengecek informasi terkait hal itu ke PT Angkasa Pura.

“Angka belum dapat apakah ada penurunan atau tidak. Namun, diharapkan tidak terjadi penurunan," ulasnya.

Selama bulan Ramadan, jumlah wisman disebut Oni memang biasanya mengalami penurunan, termasuk wisman asal Malaysia. "Untuk meningkatkan wisman selama Ramadan kami berkoordinasi dengan travel agent untuk membuat paket wisata religi ke Sumbar. Sehingga bisa mendongkrak kujungan wisman," pungkasnya.

Selain Malaysia, 13 negara lain yang ikut mengeluarkan travel advice untuk warga negaranya yang berkeinginan terbang ke Indonesia antara lain, Inggris, Polandia, Perancis, Irlandia, Swiss, Amerika, Australia, Hong Kong, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Kanada, Filipina dan Brazil. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pessel Gelar Bakti Sosial Donor Darah di KPPN

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:46 WIB

Meningkatkan Produksi Padi dengan Teknik SRI

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:22 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 di Agam Mencapai 7.569

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:40 WIB

Bertahan dari Pandemi Covid-19, UMKM Harus Go Digital

Senin, 18 Oktober 2021 | 10:44 WIB

Terpopuler

X