Wako Bukittinggi Tinjau Pembangunan RSUD

Administrator
- Senin, 15 Juli 2019 | 16:25 WIB

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Wali Kota Bukittinggi didampingi sejumlah Kepala OPD terkait, kembali meninjau pelaksanaan pembangunan RSUD Bukittinggi, Senin (15/7). Peninjauan yang dilakukan guna melihat kelanjutan pekerjaan RSUD yang dilaksanakan oleh PT BKP selaku pelaksana pekerjaan.

Dalam kegiatan peninjauan itu, salah seorang perwakilan PT. Artefak Arkindo selaku Konsultan Pengawas atau Manajemen Kontruksi (MK) menyampaikan, setelah menerima SP 1 beberapa waktu lalu, PT. BKP selaku pelaksana pekerjaan telah mulai memenuhi penyediaan ketertinggalan yang mencapai 10 persen lebih.

Sejak diterbitkannya SP 1, kemajuan pembangunan sudah mencapai 4 persen. Karena sejumlah material dan pekerja yang dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan sudah mulai dipenuhi oleh pelaksana.

"Dalam beberapa minggu terakhir, material sudah mulai berdatangan. Seperti crane yang baru, bantu bata ringan, besi 200 ton, dan pekerja juga sudah ditambah. Ada 60 orang yang sudah mulai bekerja. Dalam minggu depan juga akan ada sekitar 20 orang lebih lagi yang akan masuk. Namun, secara keseluruhan hingga Minggu (14/7), progres pembangunan sudah mencapai 22,7 persen dan masih minus 14 persen. Kemungkinan akan ada SP 2," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi, Kepala Dinas Kesehatan Yandra Feri, Kepala Dinas PUP Rahmat AE, dan beberapa pejabat lainnya menyampaikan, sebelumnya pelaksana pekerjaan sudah dikenakan SP 1. Semenjak di berikan SP 1, beberapa kebutuhan untuk melanjutkan dan mengejar ketertinggalan pembangunan mulai diadakan dan dilaksanakan.

"Dari hasil peninjauan di lapangan, perkembangan dari pekerjaan sudah mulai tampak di lapangan. Begitu juga dengan material bangunan yang sudah berdatangan, diantaranya, besi 200 ton, batu bata ringan, dan penambahan tukang. Tinggal lagi bagaimana memacu kinerja dar para pekerja untuk dapat bekerja maksimal,” ujar Ramlan.

Menurutnya, ia akan terus memantau dan melihat pekerkembangan pekerjaan dalam berberapa minggu kedepan. “Jika sesuai administrasi dan aturan harus keluar SP 2, maka kita berikan itu. Kita tidak perlu ragu-ragu, yang penting prinsipnya harus berjalan sesuai aturan. Kita tidak ingin main-main soal aturan dan administrasinya,” ungkap Ramlan. (h/tot)

Editor: Administrator

Terkini

BPKB Dishub Kota Pariaman Terapkan Pembayaran Online

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:13 WIB
X