Kapolda: Polisi Hadir di Nagari untuk Ikut Mengawal Dana Desa

- Jumat, 6 September 2019 | 12:17 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kapolda Sumbar, Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di nagari-nagari juga bertugas untuk ikut serta mengawal pengelolaan dana desa/nagari agar sesuai dengan peruntukannya dan tak melanggar peraturan.

Hal itu disampaikan Fakhrizal saat memberikan sambutan dalam Rakor P3MD Provinsi Sumbar di Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (4/9) lalu. "Maanfaat dana desa mesti dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan sampai hanya dinikmati oleh segelintir oknum," kata Kapolda dalam arahannya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menjawab pertanyaan salah seorang peserta rakor asal Kabupaten Solok, terkait penggunaan dana desa untuk pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Jorong Tandai, Nagari Lubuak Gadang Timur, yang belum selesai.

"Dengan demikian saya berharap agar pengerjaannya diselesaikan sesegera mungkin. Wali nagari dan Kadis Sosial PMN Kabupaten Solok harus menyegerakannya. Jika nanti ada kekurangan biaya, saya bersedia menutupi kekurangan itu," kata Fakhrizal lagi.

Kapolda pun berjanji, akan segera menindaklanjuti laporan peserta, yang menyebutkan bahwa TPK pembangunan Pustu tersebut melarikan diri sebelum pekerjaan pembangunan dirampungkan.

"Kepada perangkat di nagari, jangan merasa was-was dalam pengelolaan dana desa. Asal menggunakannya sesuai aturan dan tepat sasaran, maka tentu akan aman-aman saja. Kehadiran pihak kepolisian di nagari-nagari tentu untuk ikut mengawal penggunaan dana desa itu," ucapnya menutup.

Merespon arahan dan rencana turut serta Kapolda Sumbar itu, Kadis Sosial PMN Kab Solok, Hapison, MM mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. "Kami akan dorong penyelesaian pustu itu sesegera mungkin agar biza dimanfaatkan segera oleh masyarakat," ucap Hapison. (h/rel)

Editor: Administrator

Terkini

X