Rusak Sejak 2015, Masyarakat Minta Perbaikan Irigasi Batang Bawan

- Minggu, 15 Desember 2019 | 21:33 WIB

AGAM,HARIANHALUAN.COM- Masyarakat Nagari  Bawan mengeluhkan, belum diperbaikinya irigasi Batang Bawan sejak tahun 2015. Selain itu tidak sedikit anak nagari yang tidak bekerja, sementara di wilayah itu ada perusahaan.

Hal tersebut diungkapkan tokoh dan anak nagari Bawan saat kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Agam dari Fraksi PPP, Yopi Eka Anroni, di Kecamatan Ampek Nagari.

"Kami terus melakukan komunikasi dan kunjungan guna untuk silaturahmi serta menjemput aspirasi masyarakat Ampek Nagari, Jumat kemarin ke Nagari Bawan," Yopi Eka Anroni, Minggu (15/12)

Menurutnya, dalam kesempatan itu Wali Nagari Bawan menyampaikan permasalahan yang terjadi di daerah tersebut yakni bendungan irigasi Batang Bawan yang sejak Tahun 2015 terkena bencana yang sampai sekarang belum ada solusi dan jalan keluarnya.

Sementara Ketua LKAAM Ampek Nagari A.Dt.Kando Marajo menyoroti mengenai permasalahan sektor ketenagakerjaan pada perusahaan yang ada di Ampek Nagari, bahwa banyak Anak Nagari Bawan yang tidak bisa bekerja di perusahaan yang berlokasi di wilayah Ampek Nagari ini.

Selain itu, masyarakat sekitar juga menyampaikan permasalahan lain seperti jalan, pendidikan dan keolahragaan termasuk masalah adat dan budaya, Ia menyebut itu semua akan ditampung dan akan membicarakannya di lembaga legislatif. 

Yopi mengatakan,  untuk bendungan irigasi di Batang Bawan akan diupayakan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi agar bendungan tersebut bisa kembali berfungsi.

"Sementara itu, terkait dengan ketenagakerjaan di Ampek Nagari, kita akan melihat regulasi dan aturan yang ada mengenai ketenagakerjaan ini," ungkap Anggota DPRD Agam dari Fraksi PPP tersebut.

Ia menambahkan, bertukar pikiran mengenai permasalahan yang ada di masing-masing nagari penting untuk dibawa ke tingkat kabupaten. Yang penting ada semangat kebersamaan yang dibangun akan mendapatkan solusi serta jalan keluar.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

180 Warga Padang Panjang Terjaring Razia Masker

Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:01 WIB
X