Polisi Bentuk Pos Antisipasi Ilegal Mining

- Minggu, 29 Desember 2019 | 14:34 WIB

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kepolisian Resor (Polres) Solsel dirikan empat pos pengamanan di daerah perbatasan kabupaten Solsel - Dharmasraya untuk antisipasi aktivitas ilegal minning, Ilegal loging dan penyalahgunaan BBM bersubsidi, Sabtu (28/12).

Untuk antisipasi aktivitas ilegal tersebut, Kapolres Solsel, AKBP Imam Yulisdianto mengerahkan personil Kepolisian di empat Pos pengamanan itu. Giat tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Solsel Kompol Edi Warman. Dan didampingi Kabag Ops Kompol Febgendri, Kasat Sabhara Iptu Saor Matondang.

Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto mengatakan, tujuan giat ini untuk menghentikan aksi para penambang Ilegal yang ada di wilayah hukum Polres Solsel, termasuk menindak lanjuti laporan dari masyarakat.

Empat titik pos pengamanan yang didirikan di wilayah Solsel berbatasan dengan Kabupaten Dharmasraya. Yakni, di Jorong  Sitapus, Kampung Baru, BRM dan Jorong Madik. "Tujuan pembentukan pos polisi ini dilakukan adalah untuk mengantisipasi ilegal logging, ilegal mining dan BBM ilegal yang masuk ke Solsel," ucap Imam.

Razia tempat hiburan jelang pergantian tahun

Ditempat terpisah, dilakukan operasi gabungan ditempat hiburan berlokasi di Jorong Gunung Pasir Nagari Lubuk Gadang Timur Kecamatan Sangir Kabupaten Solsel dilaksanakan kegiatan Operasi Gabungan Polri dan Satpol P pada Sabtu (28/12) sekitar pukul 23.00 WIB.

Upaya ini sebagai cipta kondisi selama perayaan Natal dan menjelang tahun baru. Kegiatan yang dipimpin Kasat Res Narkoba Polres Solsel, AKP Al Indra dibantu Kasat Binmas, Iptu Kamil beserta jajaran.

Sasaran utama kegiatan tersebut sekira pukul 23.00 WIB yang bertempat di Jorong Gunung Pasir dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan cafe milik Feri (43). Saat itu cafe tersebut dalam keadaan tertutup kemudian dilakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap minuman dan penyitaan sound system didampingi langsung oleh pemilik, Feri dan didapati pemandu karoke Rita (26) asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan dan Eni (33) yang juga berasal dari Sumsel.

Tim juga menemukan minuman keras Bir Hitam merk scout sebanyak 23 botol, Bir putih merk Angker sebanyak 10 botol kecil dan minuman Bir putih merk angker sebanyak 10 botol besar.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bupati Agam: Masjid Nurul Islam Jadi Cahaya Masyarakat

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X