Disuruh Belajar di Rumah Malah ke Warnet, Puluhan Pelajar di Kota Solok Ini Dirazia Satpol PP

- Senin, 23 Maret 2020 | 11:59 WIB

SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Puluhan remaja di Kota Solok terjaring razia yang digelar oleh Satpol PP disejumlah warnet, Senin (23/3). Remaja yang usai didata berstatus pejar ini terjaring saat asyik main game online.

Operasi yang dilakukan Satpol PP dipimpin langsung Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Ori Affilo bertujuan untuk mengamankan surat keputusan Walikota Solok dimana terhitung dari tanggal 20 Maret sampai 2 April pelajar di rumahkan. Proses Belajar Mengajar (PBM) dilaksanakan di rumah sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

Namun, surat keputusan Walikota Solok Solok itu tidak diindahkan oleh sejumlah pelajar. Informasi banyaknya pelajar SD dan SLTP di warnet Senin itu cepat menyebar. Satpol PP yang menerima laporan langsung bergerak.

"Ya benar, sekitar pukul 08.30 WIB saya mendapat laporan dari warga banyaknya pelajar di warnet di kawasan Kecamatan Tanjung Harapan. Kami turun langsung ke lapanga," papar Ori Affilo pada harianhaluan.com, Senin itu.

Seluruh pelajar ini dibawa ke markas Pol PP untuk dilakukan pendataan.

"Setelah dilakukan pendataan, kemudian diberi nasehat agar tidak mengunjungi warnet, belajarlah di rumah sesuai dengan tugas yang diberikan oleh guru," papar Ori Affilo. (h/alf)

Editor: Administrator

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB
X