Razia Pekat, Seorang PSK Asal Bengkulu Terjaring Tim SK4 Pessel

- Selasa, 24 Maret 2020 | 17:28 WIB

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, bersama tim SK4, di Lesehan Dapur Nindy Sungai Lasi, Nagari Lunang Selatan, Kecamatan Lunang.

"Bahkan, PSK mengakui tidak mematok tarif untuk sekali kencan dengan pria hidung belang," ujar Kasat Pol PP dan Damkar Pessel, Dailipal pada Haluan, Selasa (24/3).

Ia menyebutkan, PSK yang diamankan petugas trantib pada Senin (23/3) malam, berinisial "MAG" umur 31 tahun dengan status janda, asal Bengkulu. Ia kedapatan berada dalam kamar bersama seorang laki-laki hidung belang.

"Dari pengakuannya, ia telah menjalani profesi sebagai PSK selama 2 tahun. Selanjutnya untuk kepentingan pendataan, perempuan tersebut bersama pemilik warung lesehan kami amankan ke kantor Satpol PP Painan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Dailipal, setelah selesai di BAP, perempuan tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk selanjutnya dibawa ke Panti Rehabilitasi di Sukarami, Solok.

"Setelah diberi arahan dan pembinaan, kami berharap agar yang bersangkutan tidak mengulang lagi perbuatannya atau kembali menjadi PSK," tuturnya. (*)

Editor: Administrator

Terkini

DPMD Kota Pariaman Siap Fasilitasi Desa Dirikan BUMDes

Selasa, 21 September 2021 | 22:10 WIB

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB

Excavator Rusak di TPS Pariaman Belum Tersentuh Perbaikan

Selasa, 21 September 2021 | 10:03 WIB
X