Tokoh Masyarakat Simpati Desak Pemkab Pasaman Reaktif Tangani Wabah Covid-19

- Kamis, 9 April 2020 | 15:21 WIB

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Tokoh masyarakat asal Kecamatan Simpati, Sumatera Barat, Rispondi, meminta pihak pemerintah daerah setempat agar lebih reaktif dan terukur dalam menangani penyebaran virus covid-19, khususnya di kawasan itu yang warganya sudah dinyatakan positif terjangkit.

"Saya melihat ada kebingungan dari pihak pemerintah daerah dalam menangani penyebaran wabah ini, padahal sesuai informasi yang dilansir beberapa media massa, sudah ada anggaran yang bisa diarahkan sebanyak puluhan miliar," ungkapnya di Lubuksikaping, Kamis(09/04).

Sementara, lanjutnya, ia masih mendengar masih ada keluhan dari petugas medis dan paramedis yang bertugas di wilayah itu tentang kurangnya kelengkapan alat pelindung diri serta rendahnya kepatuhan masyarakat menjalankan standar protokol kesehatan yang sudah diberlakukan, hanya karena kurangnya informasi dan sosialisasi.

Menurutnya, sebagai daerah yang warganya sudah dinyatakan positif terinfeksi tentu harus ada standar protokol yang harus segera dilaksanakan pihak terkait, agar tidak menambah deretan korban baru yang terpicu sebuah kelalaian dalam menjalankan tahapan penanganan dan pencegahan sebaran virus pandemi dunia itu.

"Saya mengapresiasi gerak cepat yang diperlihatkan institusi Polri melalui jajaran Kepolisian Resor Pasaman, yang sudah berupaya melakukan penyemprotan desinfektan di daerah kami, namun aksi itu tentu belumlah cukup karena ada celah besar yang menunggu jika kegiatan tersebut tidak ditindaklanjuti maksimal oleh gugus tugas yang lainnya," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pasaman, AKBP Hendri Yahya, mengatakan selama sejak diberlakukannya standar protokol penanganan covid-19 di daerah itu, ia beserta jajarannya langsung menyikapi proaktif baik secara kelembagaan maupun individu personel.

"Setiap hari kami terus menjalankan kegiatan sosialisasi dan tindakan yang diperlukan dengan melibatkan seluruh personel polres dan polsek jajaran, serta melakukan aksi peduli kemanusiaan bagi kelompok profesi yang berada paling depan dalam perang melawan Covid-19 dan masyarakat yang turut terdampak secara ekonomi akibat adanya pembatasan kerja dan kegiatan lainnya," kata Kapolres  setempat, AKBP Hendri Yahya, Kamis (09/04).

Kegiatan tersebut, lanjutnya, diawali dengan apel pagi dan diteruskan dengan melancarkan aksi polisi dan bhayangkari peduli berupa kegiatan pembagian sembako, masker dan hand sanitizer gratis kepada masyarakat sebelum melakukan sarapan pagi bersama untuk menjalin keakraban dan kekompakan personelnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Untuk mengurangi biaya, pihaknya memproduksi sendiri hand sanitizer tersebut dan menjalin kerjasama dengan pihak SMKN 1 Lubuksikaping untuk membuat masker dengan bahan sesuai standar dan bukan bersifat sekali pakai.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemkab Pasbar Dukung Pembangunan Rumah Bersubsidi

Sabtu, 25 September 2021 | 18:40 WIB

Ratusan Ibu-ibu di Solok Dapat Bantuan Hortikultura

Sabtu, 25 September 2021 | 17:55 WIB

Sumbar Siapkan Dana Pendamping untuk Dua TPA

Sabtu, 25 September 2021 | 14:33 WIB

Buruan, Pendaftaran Calon Uda Uni Solsel Sudah Buka

Jumat, 24 September 2021 | 19:12 WIB
X