Kualitas Air Keruh, Direktur PDAM Pasaman Minta Maaf ke Pelanggan

- Selasa, 14 April 2020 | 10:54 WIB

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Direktur PDAM Tirta Dharma Kabupaten Pasaman, Ahmad Subur menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggannya, terkait kualitas air yang keruh sejak beberapa hari terakhir. 

Hal tersebut menanggapi keluhan para pelanggan PDAM di Kecamatan Lubuk Sikaping. Mereka mengeluhkan pasokan air yang dialirkan ke rumah mereka keruh dan berbau. 

"Atas nama manajenen, saya minta maaf. Keruhnya air produksi PDAM dalam beberapa hari ini disebabkan di sumber air memang kondisinya sangat keruh," ungkap Subur menjawab pertanyaan Haluan Media Group (HMG), Selasa (14/4).

Menurutnya, penyebab keruhnya air karena tingginya intensitas curah hujan di wilayah itu. Selain itu, terjadinya longsor dihulu sumber air milik PDAM.  

"Hal ini mengakibatkan terjadinya kekeruhan air dengan waktu lama," ujarnya. 

Ia menambahkan, karena dampak Covid-19, pihaknya, PDAM Pasaman belum boleh mematikan pasokan air ke pelanggan. Namun, ia berjanji pihaknya akan segera memperbaiki kualitas air tersebut. 

"Untuk sementara PDAM akan memperbaiki, mengaktifkan sarana IPA yang mengakibatkan terganggunya pelayanan untuk sementara waktu. Jadi PDAM diposisi sulit sekarang, tapi kami tetap berusaha untuk menormalkannya kembali. Untuk itu, kami mohon maaf," ucapnya. 

Sebelumnya, banyak pelanggan PDAM di daerah itu menumpahkan kekesalannya di sosial media terkait buruknya kualitas air dari perusahaan milik daerah Kabupaten Pasaman itu. Warga banyak yang mengunggah bak mandinya yang keruh. 

Mereka menyamakan kualitas air PDAM tersebut tak ubahnya seperti air tabek (kolam ikan, red), air sawah dan teh susu. Selain itu keruh, air tersebut juga gatal jika terkena kulit.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pessel Gelar Bakti Sosial Donor Darah di KPPN

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:46 WIB

Meningkatkan Produksi Padi dengan Teknik SRI

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:22 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 di Agam Mencapai 7.569

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:40 WIB

Bertahan dari Pandemi Covid-19, UMKM Harus Go Digital

Senin, 18 Oktober 2021 | 10:44 WIB

Harga Mulai Stabil, Petani Karet di Pasaman Senang

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:09 WIB

Tercatat 9.872 Pelaku UMKM di Solok SelatanĀ 

Senin, 18 Oktober 2021 | 04:13 WIB

Solok Selatan Kembangkan 9 Nagari Tageh

Senin, 18 Oktober 2021 | 01:30 WIB

MTsN Padang Panjang Juara Umum Ajang Holistic DEI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:55 WIB

Terpopuler

X