Sejak Merebaknya Covid 19, Ratusan Tenaga Kerja di Agam Dirumahkan

- Rabu, 15 April 2020 | 20:37 WIB

AGAM, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Agam mencatat sedikitnya 112 orang tenaga kerja di Kabupaten Agam dirumahkan dan menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak merebaknya virus Corona. 

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Agam, Basrizal, Rabu (15/4/2020) membenarkan jika ada sejumlah tenaga kerja menerima PHK. "Lebih kurang  112 tenaga kerja yang terdampak, dari data pada 9 April 2020. Ini data sementara karena masih banyak perusahaan yang belum menyampaikan laporan," katanya.  

Dia mengatakan, dari jumlah itu yang di PHK sebanyak 20 orang dan dirumahkan 92 orang setelah perusahaan terdampak Covid 19. Khusus untuk tenaga kerja yang di PHK, telah habis masa kontrak dan perusahaan perhotelan itu tidak memperpanjangnya lagi. Sedangkan tenaga kerja yang dirumahkan mendapatkan kompensasi dari perusahaan mereka. "Mereka bekerja di hotel, toko, perusahaan transportasi dan lainnya," jelasnya. 

Ia menambahkan, tenaga kerja yang di PHK itu bisa mengisi kartu pra kerja yang telah disediakan pemerintah. Mereka juga bisa mengikuti pelatihan di BLK apabila dinyatakan lolos. "Pelatihan itu akan dilakukan setelah berlalunya Covid 19. Wabah ini memang sudah mulai berdampak kepada para pekerja di Kabupaten Agam, ada yang menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) dan ada yang dirumahkan untuk sementara waktu," jelasnya. (*)

Editor: Administrator

Terkini

7 Fraksi DPRD Solsel Sepakati Ranperda RPJMD 2021-2026

Rabu, 22 September 2021 | 14:11 WIB

DPMD Kota Pariaman Siap Fasilitasi Desa Dirikan BUMDes

Selasa, 21 September 2021 | 22:10 WIB

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB
X