Ketua MUI Pasaman Minta Oknum Kadis Penenggak Tuak Dievaluasi

- Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:28 WIB

HARIANHALUAN.COM - Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Yusuf Lubis-Atos Pratama, dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, agamis dan berbudaya tercoreng oleh ulah seorang kepala dinasnya (OPD) sendiri. 

Seperti yang lagi heboh saat ini di Kabupaten Pasaman, salah satu kepala dinas setempat dituding suka menenggak minuman beralkohol jenis tuak. Mirisnya, minuman haram yang difermentasi dari air nira itu sengaja ditenggak di tempat umum. 

Seyogyanya, seorang kepala dinas memiliki tugas dan tanggungjawab menyukseskan seluruh program dan kebijakan kepala daerah, memberi contoh dan menjadi teladan yang baik bagi bawahan dan masyarakat. Bukan malah sebaliknya, memberi contoh buruk bagi banyak orang. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasaman, Habibullah menyayangkan perilaku oknum kadis yang tidak menghormati adat istiadat, agama dan visi misi pemerintah setempat. 

"Selaku Ketua MUI, kita sampaikam hal-hal sebagai berikut. Pertama, tuak dalam syariat Islam masuk kategori khomar. Kedua, khomar, adalah induk dari segala kemaksiatan," ujar Habibullah saat ditemui di Lubuksikaping, Selasa (25/8/2020).

Menurut Ketua Baznas Pasaman ini, umat Islam di ranah Minang mempunyai filosofi hidup Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Selain itu, Syarak Mangato Adaik Mamake, Syarak Balindung Adaik Bapaneh.

Kabupaten Pasaman, kata dia, juga mempunyai visi yang sangat indah, yaitu agamais, berbudaya dan sejahtera. Sudah semestinya semua pihak, termasuk kepala OPD di Kabupaten Pasaman menjunjung tinggi visi misi tersebut.       

"Untuk itu, kita memohon pada bupati dan wabup untuk melakukan evaluasi dan kajian apa yang terjadi saat ini sehubungan dengan berita oknum kadis yang mengonsumsi khamar (tuak) di tempat umum," katanya. 

Senada dengan Ketua MUI, penggagas Forum Anak Nagari Peduli Pasaman, Ulul Azmi, ST, menyatakan, sikap oknum kadis itu tidak sesuai dengan etika seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), mencederai Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) di Minangkabau dan mencederai Visi dan Misi Kabupaten Pasaman. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bupati Agam: Masjid Nurul Islam Jadi Cahaya Masyarakat

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X