Pilkada Saat Pandemi Covid-19, Ini Pesan Penting Mendagri

- Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:00 WIB

Terkait penanganan Covid-19, Gubernur Irwan mengakui bahwa penambahan kasus positif sampai hari ini masih terjadi. “Bahkan hari ini lebih 70 orang, jumlah kasus tertinggi semenjak Covid-19 melanda Sumbar  bulan Maret yang lalu,” katanya.

Artinya penerapan protokol kesehatan, menurut Gubernur Irwan, belum sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat. Dengan kata lain tidak cukup hanya dengan peraturan kepala daerah. Dibutuhkan regulasi yang bersifat mengikat dan memiliki sanksi yang tegas. Untuk itu, Gubernur meminta secara langsung kepada Mendagri agar dapat memfasilitasi penyusunan peraturan daerah tentang adaptasi kebiasaan baru.

“Mohon dukungan pak menteri, kami bersama DPRD sedang membahas perda ini, selain berisi norma, juga ada sanksi, ada denda, bahkan kurungan,” ujarnya.

Meski demikian pendekatan persuasif maupun sosialisasi akan tetap dilakukan. “InsyaAllah melalui perda ini akan mengurangi kasus Covid-19, aman dan tetap produktif,” harapnya.

Terakhir gubernur Irwan mengatakan bahwa Pemprov Sumbar merupakan  satu-satunya provinsi yang menggratiskan tes swab bagi masyarakat. “Silahkan datangi puskesmas, rumah sakit rujukan ataupun Bandara Internasional Minangkabau. Harapan kami, semoga Sumbar bisa normal kembali,” pungkasnya.

Turut hadir anggota komisi II DPR RI Guspardi Gaus, Wagub Nasrul Abit, unsur Forkopimda Sumbar, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Sumbar, bupati wali kota se-Sumbar, serta diikuti secara virtual oleh Wakil Bupati, Wakil Walikota beserta jajaran kepolisian se-Sumatera Barat. (*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Exavator Rusak di TPS Pariaman Belum Tersentuh Perbaikan

Selasa, 21 September 2021 | 10:03 WIB

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB

Diperpanjang Dua Pekan, Kota Padang Tetap PPKM Level 4

Senin, 20 September 2021 | 18:55 WIB
X