Sumbar Belum Pancasilais, Irwan Prayitno: Hanya Puan yang Bisa Menafsirkan

- Rabu, 9 September 2020 | 13:44 WIB

HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno di acara ILC TVOne pada Selasa (8/9/2020) malam mengatakan, tidak ingin mengomentari pernyataan Puan Maharani mengenai Sumbar belum Pancasilais. Gubernur yang akrab dipanggil IP ini menyebut dekat dengan sosok Puan Maharani karena sama-sama orang partai.

"Hanya Ibu Puan yang bisa menafsirkan, saya tetap berpandangan positif," sebutnya.

Saat memberikan pendapat, Irwan Prayitno membacakan beberapa bait pantun. Kemudian, dia juga mengucapkan terimakasih karena Sumbar telah didoakan agar tetap dalam Pancasilais. Tema yang mengatakan Sumbar belum Pancasilais menurutnya perlu dikritisi karena Sumbar pasti dan akan selalu Pancasilais. 

Sebab, di Sumbar ada dua bagian pemda dan juga masyarakatnya. Di Pemda sudah jadi suatu hal yang pasti harus mengikuti aturan Pancasila. "Tidak mungkin rasanya jika membuat peraturan tidak sesuai dengan Pancasila atau intoleran ataupun in-kemajemukan," sebutnya.

IP melanjutkan, jika sebagai kepala daerah tidak mengikuti aturan dan melanggar UUD 1945 akan mendapatkan sanksi tegas. Terkait pelanggaran yang dilakukan Pemda seperti peraturan intoleran hampir tidak ditemukan di Sumbar. Masyarakat Sumbar memiliki adat tersendiri yang diakui negara sesuai di UUD 1945.

"Orang Minang sangat homogen jadi ada keistimewaan yang menjadikan kesatuan karakter. Ini yang diakui negara dan itu wujud ke Bhinekaan," jelasnya.

Irwan Prayitno menegaskan jika melihat nilai Pancasila, maka Sumbar sangat Pancasilais. Karena 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah' hanya ditemukan kondisinya di Sumbar. "Adat di Sumbar menggambarkan nilai-nilai Pancasila di setiap sila nya. Jika ada di Sumbar yang tidak Pancasila sebutkan ke saya," tutupnya. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Tiga Nama Mencuat Jabat Sekdakab Solok Selatan

Rabu, 4 Agustus 2021 | 23:29 WIB
X