Selain LGBT, Inilah Ancaman Perusak Generasi Muda

Administrator
- Selasa, 20 Oktober 2020 | 22:17 WIB

HARIANHALUAN.COM - Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental Kemenko PMK RI, Nyoman Shuida menjelaskan persoalan generasi muda pada akhir-akhir ini. Banyak konflik sosial, edolisme dan berbagai kasus seperti nakorba, pornografi dan LGBT yang menjadi ancaman nyata bagi generasi muda

"Selain LGBT, konflik sosial, edolisme adalah ancaman bagi generasi muda. Kalau tidak kita antisipasi segera, maka kedepan akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat kita," sebutnya, kemarin.

Menurut Nyoman, revolusi mental dalam program wawasan kebangsaan dan bela negara perlu dirumuskan kembali agar programnya sesuai dengan konteks kekinian dan tidak terkesan militeristik.

Oleh karena itu, momentum pelatihan literasi media sosial ini sangat tepat dan relevan, terutama di tengah upaya segenap komponen bangsa dalam membangun bangsa yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang budaya dalam identitas Kebhinekaan Indonesia.


"Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumbar yang hadir dan membuka acara bela negara. Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan lancar," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan bela negara merupakan wujud tanggungjawab bersama bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengingat masalah bela negara bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi semua komponen bangsa lainnya, terutama generasi muda sebagai penerus cita-cita pejuang bangsa

Pelatihan Bela Negara adalah untuk membina dan membentuk generasi muda bangsa Indonesia yang memiliki kepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, serta cerdas.

"Disamping itu, kegiatan tersebut juga untuk mewujudkan generasi muda yang mempunyai sikap mental dan berkarakter, memiliki rasa cinta tanah air, serta mempererat ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, dan memiliki kesadaran bela negara," kata Irwan.

Program bela negara Generasi Muda, menurut Irwan Prayitno, merupakan upaya memperkuat jati diri sebagai anak bangsa di tengah derasnya arus informasi yang begitu cepat dan tanpa saringan masuk ke Indonesia. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Perguruan Thawalib Peringati Hari Disabilitas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:44 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Surau Al-Ikhlas Taluak Agam

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:32 WIB

IKAD Pesisir Selatan Sambut Hangat PIWR Dharmasraya

Jumat, 3 Desember 2021 | 17:05 WIB

Edi Busti Resmi Jabat Sekda Agam

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:20 WIB
X