Tugu Tinju Kota Padang, Saksi Bisu Gugurnya Bagindo Aziz Chan

Administrator
- Senin, 23 November 2020 | 12:32 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Monumen Tugu Tinju yang terletak di simpang empat Lapai Kota Padang, tentu tak asing lagi bagi Anda yang sering lalu lalang di sana. Tapi apakah Anda pernah mencari tahu kenapa tugu tersebut didirikan tepat di tengah jalan? Demi menjawab penasaran Anda, Harianhaluan.com akan memberikan jawabannya.

Staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Padang, Marshalleh Adaz mengatakan monumen Tugu Tinju didirikan untuk mengenang gugurnya sang pahlawan Bagindo Aziz Chan. Tentu saja nama tersebut tak asing lagi di telinga Anda. Pasalnya, Bgd Aziz Chan juga merupakan Wali Kota Padang ke-2 pada masa itu.

"Tugu Bgd Aziz Chan atau yang lebih dikenal masyarakat Tugu Tinju dibangun pada tahun 1988 untuk mengenang gugurnya beliau di tangan Belanda tahun 1947," kata Marshalleh Adaz, Senin (23/11).

Tak hanya itu, pria yang akrab di sapa Ad itu menjelaskan Tugu Bagindo Aziz Chan terdapat di tiga tempat. Ad juga menulis sebuah buku yang merangkum monumen atau tugu yang memiliki sejarah di Kota Padang dengan judul 'Nilai Sejarah Tugu Monumen Perjuangan Di Kota Padang'.

Tak hanya Tugu Tinju, monumen Bgd Aziz Chan juga terdapat di depan Dinas Pendidikan Kota Padang, Tugu Semangat Perjuangan Bagindo Aziz Chan di depan eks Balaikota Padang, dan Tugu Peringatan Diseret sampai Wafatnya Bagindo Aziz Chan di Simpang Kandih Nanggalo.

Tugu dengan simbol tinju yang didesain oleh Drs Amril M Y Dt Garang yang dikerjakan oleh beberapa guru SMSR Padang (SMKN 4 sekarang), kata Ad bukanlah konsep awal pembuatannya. Rencananya patung Bgd Aziz Chan lah yang akan dipajang di sana.

"Karena banyak pro kontranya, maka dengan semangat juang Bagindo Aziz Chan melawan Belanda, maka disepakati membuat tugu dengan simbol tinju," jelasnya.

Ad juga menjelaskan makna yang disampaikan dari tugu tersebut. Semangat juang Bgd Aziz Chan dalam melawan Belanda menjadi alasan utama tugu tersebut dibangun. "Bagindo Aziz Chan gugur, karena akal licik Belanda yang mengatakan pasukan yang dipimpin sosok pahlawan Sumbar itu melanggar Perjanjian Linggarjati dan memasuki kawanan Belanda tanpa izin," ungkapnya.

Bgd Aziz Chan yang lahir pada tanggal 30 September 1910 di Kampung Alang Laweh Kota Padang itu di tipu dan ditembak tepat di lokasi tugu tinju berada. Beliau gugur di sana dengan semangat juangnya yang masih terasa hingga sekarang.(*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bank Nagari Raih TOP BUMD 2022 dari Infobank

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:19 WIB
X