HIPMI Sumbar Siap Bersinergi dengan Pemprov Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Administrator
- Kamis, 11 Maret 2021 | 20:53 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kondisi perekonomian di Sumbar saat ini mengalami tren negatif, dimana faktor utama imbas dari badai Corona Virus (Covid-19). Pertumbuhan ekonomi Sumbar tahun 2020 adalah yang terendah dalam 20 tahun terakhir.

Berdasarkan keterangan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, tahun 2020 realisasi pertumbuhan ekonomi provinsi ini minus 1,60%. Pertumbuhan ekonomi Sumbar jauh menurun dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh sebesar 5,0%, dan pada 2018 mencapai 5,14%.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Menurut Bendahara Umum HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara, yang menahan laju pertumbuhan ekonomi Sumbar adalah terhambatnya proyek yang berasal dari APBD dan APBN.

Kemudian, anjloknya kunjungan wisatawan yang salah satunya berdampak pada sektor transportasi, penyediaan akomodasi dan makan minum, hiburan. Penurunan eksport akibat rendahnya permintaan global komoditas unggulan Sumbar, yaitu CPO dan karet.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Namun, Kita bisa sedikit bertahan karena ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan perikanan," ujar Brian usai Silaturrahmi Daerah (Silatda) dan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Optimisme Membangkitkan Perekonomian Sumbar di Era New Normal" dilaksanakan di Kryad Hotel, Kamis (11/3/2021).

Berdasarkan hasil penelitian Fakultas Ekonomi Unand Padang, ekonomi Sumbar diprediksi bakal membaik diperkirakan bakal tumbuh rata-rata berada di angka 2,3 persen.

Ada tiga hal yang mendorong pertumbuhan ekonomi Sumbar 2021 itu, yakni pertama belanja rumah tangga dan pemerintah yang akan meningkat, kedua aktifitas ekspor juga meningkat, serta ketiga terkait kebijakan new normal atau adaptasi kebiasaan baru yang akan menggairahkan kembali pariwisata.

"Kita bisa melihat, untuk dapat memulihkan kondisi ekonomi Sumbar diperlukan sinergi semua pihak untuk melakukan pemulihan ekonomi. Namun demikian, yang lebih penting lagi adalah eksekusi bagaimana cara menjalankan itu semua. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk bersinergi memulihkannya," kata Brian yang menjadi kandidat Ketua HIPMI Sumbar 2021 – 2024 ini.

Selain itu, Brian menuturkan, semua elemen saat ini sama-sama menyadari, hari-hari ke depan adalah sebuah tantangan yang berat, pandemi covid-19 telah meluluh lantahkan ekonomi di Sumbar. Namun bukan berarti tidak ada jalan, inovasi dan kolaborasi menjadi kata kunci untuk membangun pondasi kebangkitan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemkab Pessel Terima CSR Bank Nagari untuk Pendidikan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:01 WIB
X