Pemprov Sumbar Alokasikan 10 Persen APBD untuk Sektor Pertanian

- Selasa, 8 Juni 2021 | 22:48 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pembangunan Provinsi Sumbar memerlukan sinergi dengan semua komponen, khususnya perguruan tinggi. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas (Fateta Unand) dapat mengambil peran mempercepat implementasi peningkatan pendapatan petani melalui nilai tambah produk agroindustri.

"Apalagi Pemprov Sumbar sudah alokasikan 10 persen anggaran untuk bidang pertanian. Karena hampir 59 persen penduduk Sumbar hidup sebagai petani," kata Mahyeldi saat menghadiri rapat senat terbuka peringatan hari lahirnya UNAND dalam sambutannya mengucapkan selamat Dies Natalis ke-13 kepada Fakultas Teknologi UNAND yang bertema Tema "Inovasi dan Karya Untuk Keilmuan dan Masyarakat", Selasa (8/6/2021).

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Apalagi saat ini di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhir, menurut Mahyeldi, sektor pertanian - perikanan adalah hal yang krusial dan harus diperhatikan lebih agar sektor ini bergairah sekaligus dapat mengangkat nilai tambah sektor pertanian secara umum.

"Untuk itu, penting Kerjasama Perguruan Tinggi khususnya Fateta dengan Pemprov Sumbar untuk meningkatkan komoditas unggulan daerah guna nilai tambah produk agroindustri," ujar Mahyeldi.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Mahyeldi menyebut hilirisasi dan komersialisasi produk agroindustri melalui peran generasi milineal adalah faktor utama dalam meningkatkan daya saing melalui perluasan pasar.

"Benar petani kita jika tidak diberdayakan dengan hal ini akan tertinggal dengan kompetitor dan Pemprov Sumbar tidak mau hal itu terjadi. Petani Sumbar harus maju di era saat ini," ucap Mahyeldi.

Tantangan ke depannya, kata Mahyeldi, masyarakat mau tak mau harus dihadapi. Termasuk penguatan industri lokal melalui e - katalog lokal di perkuat untuk mendorong industrialisasi agroindustri.

"Untuk itulah Teknologi Pertanian merupakan pilar untuk terjadinya inovasi yang mengadopsi karakteristik pengetahuan lokal, sehingga terjadi revitalisasi alsintan," kata Gubernur.

Peran lain yang diharapkan Gubernur adalah perhatian terhadap pasca panen dan pengolahan hasil produk pangan. Sebab ini akan memicu pertumbuhan daerah. Banyak uang masuk ke daerah melalui penguatan pariwisata berbasis agroindustri adalah keniscayaan. Teknologi pengolahan pangan akan memperkuat kemampuan daerah dalam menghadapi bencana dan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X