Ikatan Pedagang Ritel Sumbar Tagih Janji Gubernur Tolak Alfamart

- Selasa, 8 Juni 2021 | 23:08 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kehadiran Nagari Mart yang disinyalir ada dugaan muara laba besar berupa Alfamart tengah menjadi sorotan publik. Salah satunya dari Ikatan Pedagang Ritel Sumbar.

Ketua Ikatan Pedagang Ritel Sumbar, Sepriadi membeberkan berdasarkan informasi dari masyarakat dan penelusurannya didapatkan oknum atau kelompok yang ingin memasukan Alfamart yang dikemas dalam bentuk Nagari Mart tersebut ke Sumatera Barat.

Simak Terus Berita Sumbar Hari ini di Harianhaluan.com

"Kita telah melakukan aksi damai karena ingin memberikan presure kepada pemerintah. Sebagaimana statment dalam lauching Nagari Mart tersebut pemerintah provinsi tidak akan memberikan izin terhadap kehadiran Alfamart," beber Sepriadi.

Sepriadi menambahkan, berdasarkan hasil dari penelusurannya yang dihimpun dari masyarakat luas, bahwa Nagari Mart adalah Alfamart. Makanya melalui proses yang sangat panjang dilakukan pertemuan dengan kelompok pedagang se-Sumatera Barat.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Jadi masing-masing kabupaten/kota ada perwakilannya. Maka terjadi aksi tersebut yang berasal dari anggota pedagang dengan mematuhi protokol kesehatan," kata Sepriadi.

Terkait dengan sikap Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah yang tegas menolak Alfamart saat menjabat Wali Kota Padang, Sepriadi pun mempertanyakan hal tersebut.

Sebab kata Sepriadi, salah satu tujuan dari aksi yang dilakukan kelompok pedagang untuk memberikan support kepada Gubernur agar konsisten mengambil kebijakan yang dulunya saat menjabat Wali Kota Padang sering menyampaikan penolakan terhadap kehadiran Alfamart.

"Artinya kita sekarang menagih apa yang disampaikan Gubernur tadi. Kita juga sudah coba melakukan proses audiensi dengan beliau tapi sayang tidak terealisasi, mungkin karena kesibukkan beliau," ulas Sepriadi.

Sepriadi pun menyayangkan sikap Gubernur tersebut yang dinilai kerap mengulur-ngulur waktu untuk menyelesaikan persoalan Nagari Mart ini. Menurutnya, persoalan Nagari Mart ini sudah lama terjadi riak-riaknya, namun Dinas Perdangangan mengaku tidak tahu terkait hal itu.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X