Sumbar Posisi 8 untuk Pengangguran Terbuka se-Indonesia

- Rabu, 16 Juni 2021 | 22:53 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan membahas tiga isu strategis masing-masing bonus demografi, tambang ilegal dan penguasaan tanah oleh asing di Sumbar.

"Kami ingin mendapatkan tanggapan dan masukan dari stake holder di Sumbar terkait isu-siu stratgis ini," kata Staf Ahli Bidang SDA dan LH Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Asmarni di Padang, Rabu (16/6/2021).

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Asmarni mengatakan berdasarkan Sensus Penduduk (SP) tahun 2020, jumlah penduduk di Sumbar per September 2020 sebesar 5,53 juta jiwa dengan jumlah penduduk usia produktif (15-64) mencapai 68,65 persen dari total jumlah penduduk.

Hal tersebut menandakan Sumatera Barat sedang memasuki masa bonus demografi. Penduduk usia produktif harus ditingkatkan keterampilan dan daya saingnya, sehingga dapat bersaing dan meningkatkan pembangunan di segala bidang di Sumbar sehingga kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Selain itu, penduduk usia produktif sebesar 68,65 persen kedepannya diharapkan dapat mananggung penduduk usia tidak produktif sebesar 31,35 persen agar tidak terjadi permasalahan sosial dikemudian hari.

Penduduk usia produktif, Asmarni mengharapkan tidak menambah jumlah pengangguran dan kemiskinan di Sumbar sehingga stabilitas politik, hukum, dan keamanan dapat tetap terjaga.

"Karena berdasarkan data BPS Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Februari 2021 sebesar 6,67 persen atau menduduki peringkat delapan dari 34 Provinsi dengan rata-rata nasional 6,26 persen. Sedangkan jumlah penduduk miskin mencapai 6,56 persen," ujarnya.

Sosiologi penduduk Sumbar yang suka merantau menjadi dilema bagi daerah karena apabila tidak tersedia lapangan kerja yang cukup, keterampilan, dan berdaya saing, maka penduduk usia produktif tidak dapat membangun daerahnya dan akan lebih memilih untuk merantau.

"Oleh sebab itu pemerintah daerah harus dapat menyusun formula kebijakan yang tepat untuk menyambut bonus demografi di Sumbar," katanya. (*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Riau Siap Bantu Kebutuhan Oksigen untuk Sumbar

Kamis, 29 Juli 2021 | 11:25 WIB
X