Sumbar Siapkan Food Estate Seluas 2 Ribu Hektare

- Minggu, 4 Juli 2021 | 13:36 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan pihaknya akan menjajaki kemungkinan sinkronisasi program "food estate" dengan usaha pertanian di pesantren agar efeknya tidak hanya pada ketahanan pangan tetapi juga meningkatkan kualitas bidang pendidikan.

"Kita ada rencana dengan Pemkab Solok Selatan untuk program food estate dengan luas lahan sekitar 2 ribu hektare. Kalau program ini bisa disinkronkan dengan pertanian yang dikelola pesantren, manfaatnya akan lebih besar," katanya saat mengunjungi Pondok Pesantren Muhammad Al- Fatih Nagari Pakan Rabaa Timur, Kabupaten Solok Selatan, Minggu (4/7/2021).

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Gubernur mengatakan program food estate itu direncanakan untuk tanaman jagung. Akan ada bantuan pemerintah untuk mensukseskan program tersebut seperti bantuan bibit, alat hingga pemupukan. Jika pesantren memiliki lahan kosong yang bisa ditanami jagung dan bisa disinkronkan dengan program itu, maka bantuan yang sama juga akan bisa diberikan sehingga lahan kosong bisa segera memberikan manfaat.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Ini salah satu solusi yang bisa dijajaki. Jika nanti ternyata tidak bisa secara aturan, pesantren tetap bisa melayangkan prosposal dengan perencanaan yang baik kepada pemerintah kabupaten atau provinsi. Mudha-mudahan ada jalan untuk bisa dibantu," ujarnya.

Mahyeldi mengatakan Pondok Pesantren Muhammad Al- Fatih memberikan pendidikan gratis bagi santri. Semua tidak dipungut biaya selain untuk kebutuhan makan dan pakaian yang digunakan santri saat menuntut ilmu.

Menurut Mahyeldi, kebijakan pesantren itu sangat positif, mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang pada akhirnya bisa membantu mengurangi angka pengangguran dan menekan kemiskinan.

Saat ini, Pemprov Sumbar tengah memperkuat hubungan dengan beberapa negara diantaranya Mesir, Arab Saudi, Turki, Maroko, Qatar dan Kuwait. Itu menjadi kesempatan bagi lulusan pesantren untuk bisa menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi ke luar negeri.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wabup Agam Jadi Narasumber dalam Raker IDI Agam

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:02 WIB

Ormas NU Solsel Gelar Konferensi Cabang 2021

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:09 WIB
X