Bukti Nyata Toleransi di Pasaman Barat, Pemuda Lintas Agama Berpartisipasi pada Perayaan Idul Adha

- Rabu, 21 Juli 2021 | 17:18 WIB
Pemuda perwakilan dari lintas agama saat melakukan penertiban kendaraan bermotor dan membagikan masker kepada jemaah salat Idul Adha.
Pemuda perwakilan dari lintas agama saat melakukan penertiban kendaraan bermotor dan membagikan masker kepada jemaah salat Idul Adha.

SIMPANG AMPEK, HARIAN HALUAN.COM - Masyarakat Kejorongan Ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), menunjukkan betapa indahnya nilai toleransi dengan hidup berdampingan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya antar sesama ummat beragama.

Hal ini dibuktikan pada pelaksanaan salat Idul Adha 1442 H yang dilaksanakan pada beberapa masjid di Jorong Ophir. Sejumlah masyarakat dan pemuda dari lintas agama ikut berpartisipasi dalam membantu penertiban kendaraan bermotor dan arus lalu lintas di sekitar lokasi masjid tempat digelarnya salat Idul Adha dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk menjalin silaturahmi dan toleransi antar umat beragama di wilayah Jorong Ophir, pemuda dan masyarakat dari perwakilan lintas agama pada setiap pelaksanaan hari besar keagamaan, seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha dan Hari Natal sebagai kegiatan rutinitas setiap tahunnya," ucap Junaidi, salah satu tokoh pemuda setempat kepada haluan.com, Rabu (21/7/2021).

Junaidi menjelaskan, pada pelaksanaan salat Idul Adha 1442 H ini, masyarakat dan pemuda dari lintas agama melakukan kegiatan membantu penertiban kendaraan bermotor dan arus lalu lintas di sekitar Masjid Al-Muhajirin dan Masjid Raya Nurul Iman Jorong Ophir seperti tahun sebelumnya.

"Kita membantu penertiban kendaraan bermotor dan arus lalu lintas. Selain itu, kita juga membagikan masker kepada seluruh jemaah yang telah disediakan oleh pengurus masjid dalam rangka penanggulangan penyebaran covid 19," jelasnya.

Ditambahkan, selain pelaksanaan salat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, hal serupa juga akan dilakukan oleh para pemuda muslim dalam setiap digelarnya peringatan hari Natal di setiap gereja yang ada di Kejorongan Ophir.

"Kita selalu menjunjung tinggi toleransi dan silaturrahmi dan kebersamaan sesama antar umat beragama di Kejorongan Ophir ini. Setiap hari besar keagamaan seluruh pemuda dan masyarakat akan berpartisipasi dalam hal pengamanan selama kegiatan berlangsung," pungkasnya.

Sementara itu, pengurus Masjid Al-Muhajirin Andi Safwala mengatakan, keberagaman dan toleransi antar umat beragama di Jorong Ophir sudah terjalin dengan baik sejak dulunya sampai dengan saat ini. Bahkan, kebersamaan dan saling membantu dapat terlihat pada saat peringatan hari besar Islam seperti, Idul Fitri dan Idul Adha serta peringatan hari besar agama lainnya.

"Kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, karena kegiatan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua dapat bersatu dan saling menghormati di tengah perbedaan keyakinan dan keberagaman," ucapnya.

Andi Safwala juga berharap, semoga ke depan kegiatan seperti ini tetap berlanjut hingga generasi penerus berikutnya, dan tetap menjadi sebuah kegiatan rutinitas untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar sesama, khususnya di Kejorongan Ophir.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Terkini

180 Warga Padang Panjang Terjaring Razia Masker

Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:01 WIB
X