Berstatus PPKM Mikro Level 4 Hingga 25 Juli, Padang Panjang Targetkan Turun ke Level 3

- Rabu, 21 Juli 2021 | 23:00 WIB
Wako Padang Panjang Fadly Amran menggelar rapat persiapaan pelaksanaan Inmendagri itu sekaligus mengevaluasi PPKM yang baru lalu di Hall Lantai III Balaikota, Rabu (21/7).
Wako Padang Panjang Fadly Amran menggelar rapat persiapaan pelaksanaan Inmendagri itu sekaligus mengevaluasi PPKM yang baru lalu di Hall Lantai III Balaikota, Rabu (21/7).

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) No. 23 Tahun 2021, menetapkan Padang Panjang berstatus PPKM Mikro Level 4, pembatasan kegiatan masyarakat diperpanjang sampai tanggal 25 Juli. Menyikapi itu, Pemko menggelar rapat persiapaan pelaksanaan Inmendagri itu sekaligus mengevaluasi PPKM yang baru lalu di Hall Lantai III Balaikota, Rabu (21/7).

Baca Juga: Satgas Covid-19 Padang Panjang Terus Lakukan Razia Kepatuhan Prokes

Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyampaikan, perpanjangan PPKM ini, merupakan kesempatan bagi Padang Panjang untuk turun menjadi PPKM Mikro Level 3.

"Indikator-indikator yang menjadi penyebab PPKM Mikro Level 4 ini, harus kita perkuat pelaksanaannya, agar kita bisa turun ke level 3," ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Prokes, Wako Padang Panjang Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

Beberapa indikator yang mempengaruhi di antaranya positivity rate di bawah 10%, memperketat posko penyekatan, memperkuat 3T (testing, tracing, treatment).

Untuk positivity rate mingguan, saat ini Padang Panjang berapa pada angka 29%, perlu diperkuat 3T dengan dilakukan tracing sebanyak 15 orang per kasus konfirmasi. Dengan target orang yang dites perhari untuk Padang Panjang sebanyak 119 orang.

"Kami minta kepada Satgas Kelurahan untuk mencari tahu masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19, namun mereka belum melakukan swab. Juga diminta kepada masyarakat dengan penuh kesadaran untuk mengikuti tes swab apabila merasa ada kontak erat dengan kasus konfirmasi," tuturnya lagi.

Dengan banyaknya tracing yang dilakukan, dengan kasus konfirmasi sedikit, bisa memutus kasus Covid-19 dan tidak banyak penularan kepada masyarakat lain.

Rapat ini turut dihadiri Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md, Dandim 0307/TD, Letkol. Inf. Wisyudha Utama, Kapolres, AKBP. Apri Wibowo, SIK, Kajari, Nilma, SH, Ketua Pengadilan Negeri, Dadi Suryadi, SH, MH, Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, perwakilan Kantor Kemenag, kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Padang Panjang. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Terus Diminati, Pelanggan Premium PLN Semakin Bertambah

Senin, 27 September 2021 | 19:40 WIB

3 Desa di Pariaman Terima DAK Program Sanitasi Rp1,2 M

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

14 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan Sebagai WBTbI

Senin, 27 September 2021 | 13:45 WIB

Limbah Medis B3 dan TPA di Sumbar Mulai Penuh

Senin, 27 September 2021 | 12:33 WIB
X