Memasak Samba Surau, Tradisi Kurban dì Masjid Aufu Bil Uqud Padang Panjang

- Rabu, 21 Juli 2021 | 23:45 WIB
Memasak hewan kurban.
Memasak hewan kurban.

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Penyembelihan hewan kurban yang terdiri dari 16 ekor sapi dan tiga ekor kambing diselesaikan jelang adzan Dzuhur oleh panita di Masjid Aufu Bil Uqud, Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), Rabu (21/7).

Selepas Shalat Dzuhur, ribuan bungkus daging ini dibagikan kepada warga sekitar, seiring dengan dimulainya memasak Gulai Sinaruih mirip Kalio Daging namun tidak menggunakan santan. Masyarakat setempat kerap menyebutnya dengan Samba Surau.

Baca Juga: Berstatus PPKM Mikro Level 4 Hingga 25 Juli, Padang Panjang Targetkan Turun ke Level 3

Gulai Sinaruih dari bahan daging kurban ini, dimasak dengan porsi yang lumayan besar. Menggunakan 12 kuali besar yang menampung kurang lebih 15 hingga 20 kg daging per kualinya.

Prosesnya sangat tradisional sekali, karena dimasak menggunakan kayu. Uniknya dilakoni oleh kaum laki-laki. Sementara kaum ibu hanya mempersiapkan bumbu-bumbu saja, serta membungkuskan nasi putih untuk dibawa ke masjid. Biasanya mereka melebihkan bungkusan untuk yang bergoro di masjid.

Baca Juga: Idul Adha di Masjid Zu'ama Padang Panjang, Ustaz Amrizal: Berkurban Jalan Ketaqwaan

Siang itu menjelang Ashar, matahari hari cukup terik, namun panitia dari para pemuda dan bapak-bapak tampak tak menghiraukannya. Mereka bersemangat, bergantian mengaduk masakan menggunakan sebilah bambu panjang yang cukup tebal.

Terdengar kelakar di antara mereka. Asap yang mengepul ke udara membuat mata sedikit perih, tapi hal itu sepertinya tidak jadi masalah.

Sesudah Ashar, Gulai Sinaruih menghembuskan aroma gurih, pertanda masakan khas setiap Hari Raya Kurban di Koto Katik ini sudah matang. Potongan rebung kemudian dimasukkan ke dalam adonan. Lalu, setelah beberapa kali diaduk, bara api mulai diperkecil dan ditutupi daun pisang supaya bumbu meresap.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Bupati Agam: Masjid Nurul Islam Jadi Cahaya Masyarakat

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X