Instruksi Wagub Sumbar ke Wali Nagari, Maksimalkan Posko Penanganan Covid-19

- Jumat, 23 Juli 2021 | 18:13 WIB
Wagub Sumbar Audy Joinaldy (tengah) saat melaksanakan zoom meeting dengan Wali Nagari se-Sumatera Barat dalam rangka kebijakan PPKM mikro darurat untuk penanganan Covid-19 tingkat Nagari/Desi dan kelurahan, di Ruang Rapat Kantor Bupati Sijunjung.
Wagub Sumbar Audy Joinaldy (tengah) saat melaksanakan zoom meeting dengan Wali Nagari se-Sumatera Barat dalam rangka kebijakan PPKM mikro darurat untuk penanganan Covid-19 tingkat Nagari/Desi dan kelurahan, di Ruang Rapat Kantor Bupati Sijunjung.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy meminta kepada Wali Nagari, Lurah dan Kepala Desa di provinsi itu untuk memaksimalkan 4 fungsi posko penanganan COVID-19 di daerahnya masing-masing.

"Empat fungsi itu masing-masing fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan dan fungsi pendukung," katanya saat melaksanakan zoom meeting dengan Wali Nagari se-Sumatera Barat dalam rangka kebijakan PPKM mikro darurat untuk penanganan Covid-19 tingkat Nagari/Desi dan kelurahan, di Ruang Rapat Kantor Bupati Sijunjung.

Baca Juga: Wali Nagari di Pesisir Selatan Harus Pelajari Ilmu Tata Kelola Pemerintah

Ia menerangkan fungsi pencegahan erat kaitannya dengan sosialisasi bahaya covid-19, sosialisasi tentang pelaksanaan PPKM hingga memberikan fasilitasi pengadaan masker handsanitizer dan mendorong masyarakat agar taat protokol kesehatan.

Fungsi penanganan adalah bermuara pada penyediaan fasilitas-fasilitas untuk penanganan COVID-19 seperti ruang isolasi mandiri bagi warga di Nagari.

Baca Juga: Wali Nagari di Pesisir Selatan Diingatkan Soal Alokasi Anggaran Pencegahan Covid-19

Kemudian fungsi pembinaan diantaranya memberikan pemahaman bahwa pelanggar protokol kesehatan bisa dikenai sanksi denda, kerja sosial, bahkan pidana sesuai dengan Peraturan Daerah yang ada.

Sedangkan fungsi pendukung adalah penyediaan data tentang masyarakat yang terpapar covid serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal penanganan penyebaran virus tersebut.

Intinya kata wakil gubernur adalah penanganan di hulu yaitu itu pada masyarakatnya yang harus taat kepada protokol kesehatan agar penyebaran virus bisa dikendalikan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Buruan, Pendaftaran Calon Uda Uni Solsel Sudah Buka

Jumat, 24 September 2021 | 19:12 WIB

Camat di Padang Pariaman Diminta Tingkatkan PRDB

Jumat, 24 September 2021 | 12:12 WIB
X