Ranperda Konversi Bank Nagari Masih di Tangan Bapem Perda

- Jumat, 23 Juli 2021 | 23:15 WIB
Ketua Bapem Perda DPRD Sumbar Hidayat.
Ketua Bapem Perda DPRD Sumbar Hidayat.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ketua Bapem Perda DPRD Sumbar Hidayat menjawab mengenai persoalan regulasi menyatakan saat ini Ranperda Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan Bank Nagari terkait konversi Bank Nagari menjadi bank syariah masih di tangan Bapem Perda, belum diserahkan ke Komisi III sebagai komisi berwenang.

"Ranperda sudah masuk ke dalam Propem Perda 2021, tapi saat ini masih di tangan Bapem Perda," ucapnya menjawab aspirasi penolakan konversi dari Koalisi Masyarakat Peduli Bank Nagari (KMP) Bank Nagari ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Baca Juga: ICMI Sumbar Dukung Konversi Bank Nagari ke Sistem Syariah

Untuk melanjutkan ke tingkat pembahasan, lanjutnya, Bapem Perda menjalankan tugas melakukan kajian secara profesional berdasarkan dasar-dasar kajian yang jelas. Terkait Ranperda Bank Nagari, Hidayat menyebut masih panjang tahapan yang harus dilalui termasuk ketentuan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

"Kemudian, sebagai BUMD, regulasi yang dipedomani adalah PP nomor 54 tahun 2017. Harus tunduk kepada ketentuan itu dan OJK juga sudah menyatakan hal yang sama," ujar Hidayat. 

Baca Juga: Konversi Bank Nagari Jadi Syariah Tinggal Perizinan dan Tenaga IT

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung mengungkapkan, konversi Bank Nagari dari konvensional menjadi syariah tidak semudah membalik telapak tangan. Dia secara pribadi merupakan orang yang tidak setuju dengan konversi dengan berbagai kajian dan pertimbangan. 

"Namun yang pasti perubahannya tidak semudah membalik telapak tangan karena bukan merupakan milik pemprov saja, tetapi juga milik kabupaten dan kota. Persoalannya, apakah pemilik saham lain sudah setuju? Kalau sudah setuju apakah sudah ada Perda di kabupaten dan kota? Karena ini juga menyangkut APBD kabupaten dan kota," tegasnya. 

Ali Tanjung membeberkan, banyak tekanan secara politik bagi DPRD terutama yang tidak setuju dengan konversi Bank Nagari. Sebagai seorang politisi yang berlatar belakang praktisi hukum dan bankir, dia merasa tekanan tersebut mestinya tidak terjadi jika pihak-pihak menyadari apa dasar pemikiran mengapa tidak setuju. 

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Buruan, Pendaftaran Calon Uda Uni Solsel Sudah Buka

Jumat, 24 September 2021 | 19:12 WIB

Camat di Padang Pariaman Diminta Tingkatkan PRDB

Jumat, 24 September 2021 | 12:12 WIB
X