Update Kasus Covid-19 di Dharmasraya: Tambah 7 Positif Baru, Dua Nagari Keluar dari Zona Hijau

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:51 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PULAU PUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mengkonfirmasi penambahan jumlah kasus konfirmasi positif masyarakat terpapar virus COVID-19, Sabtu (24/07).

Plt Kepala Dinas Kesehatan setempat, Yosta Devina, di Dharmasraya, mengatakan jumlah penambahan kali ini sebanyak tujuh orang dengan sebaran berada di enam wilayah kenagarian atau desa adat yang ada.

"Adapun kenagarian yang mengalami penambahan terbanyak adalah Nagari Lubuk Karak sebanyak dua orang, berdasarkan data yang ada nagari tersebut sudah cukup lama tidak terdapat penambahan kasus positif dan sebelumnya sempat mempertahankan status zona hijau, " ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, penambahan juga terjadi masing-masing satu orang di wilayah Nagari Sungai Rumbai, Empat Koto Pulau Punjung, Koto Gadang, Sungai Dareh dan Nagari Banai yang sebelumnya juga berstatus zona hijau.

Menurutnya, dengan keluarnya Nagari Lubuk Karak dan Nagari Banai tersebut maka untuk sementara tercatat tidak ada lagi wilayah kenagarian yang bebas dari penyebaran virus Covid-19.

"Kondisi tersebut perlu disikapi dengan memperketat penerapan standar protokol kesehatan seperti menggunakan masker yang memenuhi standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak aman serta tidak membuat dan selalu menghindari kerumunan, " jelasnya.

Terkait tentang penanganan setelah terjadinya penambahan sebanyak tujuh kasus baru pada hari ini, ia mengatakan dengan penambahan tersebut pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya kembali memperbaharui data penanganan penyebaran dengan jumlah total kasus positif sudah mencapai sebanyak 1.681 orang dan 1.303 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh serta 328 orang masih menjalani isolasi mandiri," ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, untuk data pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia hingga hari ini masih tetap 36 orang, sementara pasien yang masih dalam perawatan tim media sebanyak 14 orang.

Selanjutnya, untuk penanganan kasus kontak erat sebanyak 8.185 jiwa dan 949 jiwa diantaranya masih dilakukan pemantauan.

Terkait penanganan terhadap pelaku perjalanan, ia menjelaskan hingga saat ini sudah dilakukan pemantauan terhadap 19.158 jiwa dan yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 1.167 jiwa.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB

Diperpanjang Dua Pekan, Kota Padang Tetap PPKM Level 4

Senin, 20 September 2021 | 18:55 WIB

43 Warga Ikuti Vaksinasi di Banca Laweh Padang Panjang

Senin, 20 September 2021 | 16:45 WIB

Hoaks Hambat Target Vaksinasi 4,4 Juta Orang di Sumbar

Senin, 20 September 2021 | 13:55 WIB
X