Pencegahan Covid-19, Sumbar Gencarkan Edukasi ke Masyarakat

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:21 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Pondok Pesantren Daarul Ulum 3 Surau Tangah, Kampung Paneh, Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Kehadiran Gubernur Sumbar disambut Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur berserta pimpinan Ponpes Daarul Ulum dan warga Kampung Paneh yang penuh antusias menunggu kehadirannya.

Baca Juga: Update: Kasus Covid-19 Sumbar Naik Lagi, Hari Ini Tambah 753 orang

Peringatan Maulid Nabi itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19, semua yang hadir harus dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermogun, memakai masker dan telah divaksin minimal satu kali.

Mahyeldi yang akrab di panggil "Buya" itu mengucap rasa syukur dan terima kasih karena bisa datang dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga dirinya dapat berkumpul dan bersilaturahmi bersama umat Islam.

Baca Juga: Update: Tambah 539 Orang, Kasus Covid-19 Sumbar Kini 65.153

"Sebelumnya kita bisa merayakan bersama dengan masyarakat luas. Tapi karena ada pandemi Covid-19, kita harus laksanakan dengan terbatas," kata Mahyeldi.

Gubernur Sumbar berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW bisa menjadi wadah dalam mengingat akan Allah SWT. "Saya berharap acara ini dapat menjadikan tempat kita bersyalawat dan berdo'a kepada Allah, agar pandemi Covid-19 bisa berakhir," ucapnya.

Selain itu, Mahyeldi seperti biasa mengedukasi masyarakat terkait dengan cara menyikapi dan mencegah penyebaran Covid-19 kepada masyarakat yang hadir pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

"Kita hidup perlu berhati-hati ditengah pandemi Covid-19, saya tidak ingin aktifitas ekonomi terhenti akibat Covid-19 terus bertambah, oleh sebab itu pemerintah mengatur tentang prokes dalam beraktifitas agar perekonomian tetap dapat berjalan," ungkap Gubernur.

Sementara itu ditempat yang sama Bupati Padang Pariaman, memberikan apresiasi kepada panitia Ponpes yang telah menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Alhamdullilah, jamaah yang hadir mematuhi prokes. Luar biasa pengaturan panitia patut kita puji," ujarnya.

Bupati, menghimbau kepada masyarakat Padang Pariaman, sebaiknya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan dengan hura-hura tetapi dengan melakukan tabligh akbar, berzikir dan berdoa seperti perilaku Nabi.

"Mari kita merefleksi diri apa yang sudah kita lakukan sebelumnya dan kedepannya, kita ketahui wilayah Padang Pariaman masih ada kasus Covid-19. Untuk itu ayo kita jaga bersama, agar Covid-19 tidak lagi menyerang masyarakat," harapnya. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Wabup Agam Jadi Narasumber dalam Raker IDI Agam

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:02 WIB

Ormas NU Solsel Gelar Konferensi Cabang 2021

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:09 WIB
X