RPJMD Sumbar Dituding Copy Paste, Ini Jawaban Pemprov

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:34 WIB
Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Hefdi.
Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Hefdi.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Hefdi angkat bicara terkait isu copy paste RPJMD Sumbar. Dia menyampaikan, bahwa Pemprov Sumbar dalam penyusunan RPJMD 2021-2026 ini sudah dimulai persiapan pada tahun 2020 sebelum kepala daerah terpilih.

"Itu namanya rancangan teknokratik RPJMD. Ini disusun murni oleh Bappeda sebagai timnya. Minimal membuat tiga BAB terdiri dari pendahuluan, gambaran umum daerah, gambaran kondisi keuangan daerah, dan permasalahan isu strategis," ujar Hefdi pada acara Advokat Sumbar Bicara dengan tema bertajuk 'Heboh Isu Plagiat RPJM Sumbar'.

Baca Juga: Hadiri Rapat Finalisasi RPJMD, Bupati Agam Butuh Gagasan Anggota Pansus

Setelah kepala daerah terpilih, Hefdi menyebutkan, Pemprov Sumbar langsung menyusun rancangan awal RPJMD berdasarkan rancangan teknokratik untuk menyempurnakan kembali sampai ke 9 BAB atau penutup.

"Setelah rancangan awal ini disusun, kami juga melakukan pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup sebagai permakarsa Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Jadi RPJMD disusun oleh Bappeda, kajian lingkungan hidup disusun oleh DLH agar input lingkungan masuk ke RPJM," ulas Hefdi.

Baca Juga: Melalui Sidang Paripurna DPRD, Pemkab Dharmasraya Sampaikan RPJMD 2021-2026

Setelah rancangan awal disusun yang melibatkan tim ahli dan Bappeda, Hefdi menjelaskan, dilakukan konsultasi publik yang melibatkan semua tim ahli dan Bappeda Kabupaten/Kota, serta pemangku kepentingan.

"Ini paling lambat kita lakukan 30 hari setelah pelantikan kepala daerah. Masukan-masukan yang ada pada konsultasi publik itu kita sempurna pada rancangan awal RPJMD. Lalu rancangan awal RPJMD kita sampaikan ke DPRD untuk disepakati maskimal 40 hari sejak pelantikan kepala daerah," ujar Hefdi.

Setelah ada kesepakatan dengan DPRD, Hefdi menyebutkan, rancangan awal disampaikan ke Kemendagri untuk dikonsultasikan minimal 50 hari setelah pelantikan kepala daerah terpilih.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB

Diperpanjang Dua Pekan, Kota Padang Tetap PPKM Level 4

Senin, 20 September 2021 | 18:55 WIB

43 Warga Ikuti Vaksinasi di Banca Laweh Padang Panjang

Senin, 20 September 2021 | 16:45 WIB

Hoaks Hambat Target Vaksinasi 4,4 Juta Orang di Sumbar

Senin, 20 September 2021 | 13:55 WIB
X