Disebut Kurang Tanggap Covid-19, Gubernur: Biarlah, Mahyeldi Cuma Manusia Biasa

- Rabu, 28 Juli 2021 | 01:45 WIB
Dalam rapat secara virtual dengan Menko Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu Gubernur Mahyeldi juga minta tambahan pasokan Vaksin dan Oksigen. Ist
Dalam rapat secara virtual dengan Menko Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu Gubernur Mahyeldi juga minta tambahan pasokan Vaksin dan Oksigen. Ist

PADANG,HARIANHALUAN.COM- Disebut  sebagai sosok yang kurang tanggap dalam menghadapi pandemi Covid-19, dianggap Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi, sebagai suatu hal yang biasa saja.

Baca Juga: Sumbar Bakal Tambah Laboratorium Pemeriksaan Covid-19

"Tidak apa-apa, biarin ajalah mau disebut apa. Kita kan pemerintahan ini pekerjaannya banyak. Kita juga mengurus stunting yang tinggi, mencapai 27 persen. Ini juga harus kita kerjakan. Kemudian masalah infrastruktur juga harus diperhatikan," kata Mahyeldi, disela kunjungan ke RSUD dr. Rasidin, Selasa (27/7/2021)

Buya Mahyeldi juga mengingatkan bahwa Pemerintahan Daerah Provinsi Sumbar tidak hanya dijalankan oleh dirinya secara personal, tetapi juga oleh Wakil Gubernur dan dibantu oleh kepala organisasi perangkat daerah dengan berbagai urusannya, termasuk juga legislatif.

"Jangan lihat Sumatera Barat ini personalnya Mahyeldi, pemerintahan itu ada OPD, ada wakil gubernur, ada DPRD juga, jadi kita distribusikan pekerjaan itu. Soal oksigen, saya langsung ke Gubernur Riau, ke Sumatera Utara juga," ujarnya.

"Mungkin teman-teman media yang tidak beritakan pekerjaan saya. Jadi dikatakan apa ya, ndak apa-apalah, silahkan saja karena Mahyeldi kan cuma manusia biasa, bukan malaikat," sambung Mahyeldi.

Masih segar dalam ingatan, ketika hari pertama bekerja setelah serah terima jabatan gubernur dan melantik bupati walikota, Jumat (26/2/2021) pekerjaan pertama yang dilakukan Buya Mahyeldi bersama Wakil Gubernur Audy adalah menggelar rapat koordinasi dengan bupati walikota se-Sumatera Barat. Hal pertama yang dibahas dari 3 point pembahasan adalah penguatan penanganan Covid-19, termasuk vaksinasi di Sumbar.

"Terkait penanganan Covid-19, kita harus lebih serius. Kita diminta agar mempersempit ruang penyebaran untuk kemudahan pengendalian. Banyak program yang sudah ada selama ini seperti Nagari Tageh, Kongsi Covid atau yang lainnya itu sangat bagus sekali, tinggal kita perkuat lagi, terutama disiplin prokes," begitu ungkap Buya Mahyeldi, seperti dikutip dari sumbarprov.go.id.MMC(*)

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

Terus Diminati, Pelanggan Premium PLN Semakin Bertambah

Senin, 27 September 2021 | 19:40 WIB

3 Desa di Pariaman Terima DAK Program Sanitasi Rp1,2 M

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

14 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan Sebagai WBTbI

Senin, 27 September 2021 | 13:45 WIB

Limbah Medis B3 dan TPA di Sumbar Mulai Penuh

Senin, 27 September 2021 | 12:33 WIB
X