Pemprov Sumbar Sebut akan Dukung IDEs, Simak Trik Wagub Audy

- Rabu, 28 Juli 2021 | 22:08 WIB
Wagub Sumbar Audy
Wagub Sumbar Audy

PADANG, HARIANHALUAN.COM- Pemerintah provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendukung Innovation Driven Enterprise (IDEs) atau usaha berbasis inovasi salah satunya membuka peluang kolaborasi. Upaya dukungan itu dengan cara membuka akses keuangan baik dari perbankan maupun non perbankan dan akrab dengan akademisi, sebab dimanapun itu, ilmu adalah tenaga dan kekuatan untuk IDEs.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dalam acara Webinar UKM VS IDEs, yang diselenggarakan HIPMI X TLE via zoom meeting, Selasa (27/7/2021).

Salah satu berkah Covid-19 ini adalah percepatan digitalisasi. Percepatan ini diprediksi 2,5 kali lebih cepat dari seharusnya Indonesia alami, baik bidang bisnis, pendidikan termasuk dalam pemerintahan. Wagub menyampaikan posisi Sumbar pada goverment dalam digitalisasi, masih sangat tertinggal.

"Makanya saat ini saya sedang set up, dan salah satu program unggulan dari visi misi kita (Pemprov, red) adalah percepatan digitalisasi Provinsi Sumbar dalam banyak hal," katanya.

Piramida penduduk kita, kata Audy, gemuk di tengah, sementara piramida penduduk Jepang terbalik, gemuk di atas. Jepang nanti akan berada disituasi yang sulit di masa 10 tahun kedepan, bahkan umur pensiun di Jepang terus diperpanjang hingga 72 tahun, karena kekurangan men power.

Di indonesia justru banyak generasi milineal yang sudah jadi pemimpin dibidang bisnis maupun kepala daerah. Bahkan, kata dia, Sumbar termasuk yang sudah memanfaatkan sedikit dari bonus demografi di Indonesia.

"Kita punya sembilan kepala daerah yang usianya di bawah 40 tahun dan ini terbanyak nasional. Mulai dari bupati, wakil bupati, walikota, wakil walikota dan wakil gubernur. Saya informasikan ini, karena Sumbar harus bangga sudah mulai memanfaatkan bonus demografi," ujar Audy.

Nanti, kata Audy, puncaknya di tahun 2045, yang sering disebut Indonesia emas. "Kita akan bisa nikmati bonus demografi itu, kalau set upnya dimulai dari sekarang. Saya tidak akan membahas bagaimana UKM atau IDEs, tapi saya akan bilang UKM yang IDEs. Jadi jangan berfikir IDEs itu adalah perusahaan-perusahaan besar saja," ujarnya.

Menurutnya. membangun bisnis itu butuh effort yang besar dan tergantung SDMnya. Misalnya, apa yang membuat Nadim makarim jadi Mentri Pendidikan RI. Hal itu, kata dia, bermula dari ojek pangkalan, seperti itulah IDEs.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

DPMD Kota Pariaman Siap Fasilitasi Desa Dirikan BUMDes

Selasa, 21 September 2021 | 22:10 WIB

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB

Excavator Rusak di TPS Pariaman Belum Tersentuh Perbaikan

Selasa, 21 September 2021 | 10:03 WIB
X