Pertahankan Tradisi, Disbudparpora Dharmasraya Rancang Inovasi Nagari Berdaya

- Jumat, 30 Juli 2021 | 13:40 WIB
Disbudpar Dharmasraya merancang kegiatan pelestarian adat dan budaya khas masyarakat adat Minangkabau di daerah itu.
Disbudpar Dharmasraya merancang kegiatan pelestarian adat dan budaya khas masyarakat adat Minangkabau di daerah itu.

PULAUPUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, merancang kegiatan pelestarian adat dan budaya khas masyarakat adat Minangkabau di daerah itu melalui program inovasi layanan publik Nagari Beradat dan Berbudaya (Berdaya).

Kepala Dinas Budparpora setempat, H St M Taufik SE MM, melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Yulius S Sos, di Dharmasraya, Jumat (30/07), mengatakan program inovasi layanan publik tersebut merupakan implementasi dari salah satu visi dan misi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yakni Menegakkan Kehidupan Beragama, Beradat dan Berbudaya Sebagai Norma Sosial serta Semangat Membangun.

"Kami sudah mempresentasikan program ini ke pihak Kementerian terkait dan Alhamdulillah inovasi yang dirancang mendapatkan sambutan positif untuk segera direalisasikan dan dikembangkan," ungkapnya.

Ia mengatakan, pada saat ini keberadaan nagari atau desa adat di Dharmasraya belum maksimal dalam mencerminkan serta mengaplikasikan nilai-nilai adat dan budaya khususnya Minangkabau.

Kondisi tersebut, lanjutnya, disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya peran pelaku adat dan budaya belum signifikan dalam melestarikan, melindungi, mengembangkan serta memanfaatkan potensi adat istiadat dan nilai budaya yang ada di nagari.

Sehingga, ulasnya, kondisi itu memicu tidak maksimalnya peranan fasilitator adat dan budaya pada tingkat kecamatan dan nagari, disamping tingginya pengaruh gerusan arus globalisasi dan teknologi yang memicu penurunan minat masyarakat dalam melestarikan adat dan budaya.

"Dengan diluncurkannya program Nagari Berdaya tersebut nantinya, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang adat Minangkabau dan adat salingka nagari yang menjadi ciri dan nilai bagi kelompok masyarakat adat yang ada," sebutnya.

Selain itu, pihaknya meyakini melalui inovasi layanan publik tersebut juga dapat memberikan kontribusi positif terkait perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan di Kabupaten Dharmasraya.

Disinggung tentang bentuk kegiatan yang dituangkan dalam Inovasi Nagari Berdaya itu, ia menjelaskan disamping menggelar pelatihan masyarakat hukum adat, pada kegiatan itu juga dilaksanakan Festival Budaya Anak Nagari serta pembuatan Peraturan Nagari tentang Tatanan Adat dan Budaya Nagari.

Dalam pelaksanaan nanti, jelasnya, disamping melibatkan institusi pemerintah daerah terkait dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) sebagai pengendali kegiatan, dalam program tersebut pihaknya juga akan menjadikan para narasumber tentang adat dan budaya sebagai sumber daya inovasi dengan sasaran inovasi meliputi Pemangku Adat, unsur Bundo Kanduang, Organisasi Sosial di Nagari serta utusan masing-masing kelompok masyarakat adat yang ada.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Terkini

Gempa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pariaman

Senin, 20 September 2021 | 20:51 WIB

Diperpanjang Dua Pekan, Kota Padang Tetap PPKM Level 4

Senin, 20 September 2021 | 18:55 WIB

43 Warga Ikuti Vaksinasi di Banca Laweh Padang Panjang

Senin, 20 September 2021 | 16:45 WIB

Hoaks Hambat Target Vaksinasi 4,4 Juta Orang di Sumbar

Senin, 20 September 2021 | 13:55 WIB
X