Kunjungi Peternakan Day Old Chicken, Wagub Sumbar Bagi Tips dan Trik Bisnis

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:25 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, meninjau sektor peternakan yang berlokasi di Mato Aie Jaya Farm, Lubuk Alung.
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, meninjau sektor peternakan yang berlokasi di Mato Aie Jaya Farm, Lubuk Alung.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, meninjau sektor peternakan yang berlokasi di Mato Aie Jaya Farm, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

Audy berkesempatan meninjau langsung peternakan ayam dan bebek yang dijalankan oleh Irwan Sukriadi tersebut.

Irwan meminta dukungan, saran serta inovasi dari pemerintah provinsi terhadap usaha peternakan di Sumbar. Terutama bagi peternakan yang spesifik pada sektor day old chicken (DOC) dan day old duck (DOD) yang dijalankannya.

"Kami sangat berharap dukungan Pemprov Sumbar, terutama terkait inovasi agar usaha peternakan yang kami lakoni ini, dan peternakan di Sumbar umumnya dapat lebih maju dan berkembang," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Audy memberikan tips dan trik dalam menjalani usaha peternakan. Saat ini, kata Audy, usaha peternakan terutama yang spesifik seperti peternakan ayam kampung persilangan yang dimiliki oleh Irwan adalah sebuah potensi besar.

"Peternakan DOC dan DOD seperti yang dimiliki oleh Bapak Irwan ini, potensi ke depannya bagus. Karena tidak banyak peternakan yang spesifik seperti ini. Alias persaingannya tidak ketat," terang Audy.

Namun, Audy juga tidak menutup peluang bahwa memang masih ada beberapa hal yang harus dibenahi oleh pengusaha ternak lokal di Sumbar, seperti badan hukum usaha, kolaborasi dengan pihak lain dan branding.

"Usaha peternakan itu harus scale up. Tidak boleh jalan di tempat. Oleh karena itu, saya sarankan Pak Irwan dan pengusaha ternak lain agar membentuk perusahaan (PT), agar bisnisnya bisa lebih berkembang, dan bisa berkolaborasi dengan pihak lain. Hal ini perlu, apalagi di masa pandemi seperti sekarang," kata Audy.

Tidak kalah penting, menurut Audy, adalah branding dan packaging. Di zaman yang serba global seperti sekarang ini, kekuatan brand adalah hal penting. Apalagi jika brand itu juga bisa melambangkan Sumbar.

"Branding dan packing itu melambangkan usaha kita. Apalagi kalau brand dan packagingnya bisa melambangkan Sumbar juga. Usaha maju nama daerah terangkat," ujarnya.(*)

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Terkini

Terus Diminati, Pelanggan Premium PLN Semakin Bertambah

Senin, 27 September 2021 | 19:40 WIB

3 Desa di Pariaman Terima DAK Program Sanitasi Rp1,2 M

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

14 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan Sebagai WBTbI

Senin, 27 September 2021 | 13:45 WIB

Limbah Medis B3 dan TPA di Sumbar Mulai Penuh

Senin, 27 September 2021 | 12:33 WIB
X