Luar Biasa, Saat Pandemi Covid-19 Sumbar Mampu Ekspor Hasil Pertanian Senilai Rp383,8 Miliar

- Minggu, 15 Agustus 2021 | 19:28 WIB
 Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas ekspor produk pertanian Sumbar, Sabtu. (Ist-Harianhaluan.com)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas ekspor produk pertanian Sumbar, Sabtu. (Ist-Harianhaluan.com)

PADANG,HARIANHALUAN.COM-Sumatera Barat mengekspor sejumlah komoditas produk pertanian unggulan daerah ke sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika senilai Rp383,8 miliar di tengah pandemi COVID-19.

"Ini adalah bukti bahwa sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tetap bisa bertahan dan mendukung perekonomian daerah di tengah pandemi," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas ekspor produk itu secara langsung di Istana Gubernuran, Sabtu (14/8/2021).

Produk pertanian yang diekspor diantaranya kayu manis, sawit, karet, pinang, pala, gambir, biji kopi, petai cina, kecombrang, jengkol dan beberapa produk lain yang memiliki pasar cukup luas di beberapa negara.

Ia mengatakan potensi ekspor tersebut harus terus ditingkatkan salah satunya dengan memperkuat hilirisasi produk pertanian di daerah sehingga yang diekspor bukan lagi komoditas "mentah".

"Kayu manis misalnya, kebutuhan di negara tujuan itu adalah yang sudah diolah menjadi bubuk. Demikian juga dengan karet. Kalau kita bisa membawa investor untuk membangun pabrik di Sumbar, nilai produknya tentu akan lebih tinggi," katanya.

Ke depan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ditugaskan untuk mulai mengarah mempersiapkan program untuk hilirisasi produk pertanian seiring dengan visi misi yang dijabarkan dalam RPJMD 2021-2026 yang juga fokus pada sektor pertanian.

Lebih lanjut Mahyeldi mengatakan sejalan dengan upaya meningkatkan volume ekspor, harus didukung pula dengan ketersediaan pelabuhan laut yang memadai. Pelabuhan Teluk Bayur cocok dengan deskripsi itu tetapi saat ini masih ada kendala yaitu ukuran crane yang kecil sehingga tidak bisa mengangkat kontainer besar.

"Kita berharap Pelindo II bisa mencarikan solusi hal ini sehingga ekspor produk asal Sumbar bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Pelepasan ekspor produk pertanian Sumbar itu merupakan rangkaian dari program Merdeka Ekspor berupa ekspor komoditas pertanian secara nasional yang dilepas secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Presiden dalam kesempatan itu mengungkapkan ekspor komoditas pertanian secara serentak melalui 17 pintu ekspor di bandara dan pelabuhan laut di berbagai daerah itu adalah momentum penguatan ekspor pertanian Indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Nagari Sungai Batang Agam Masuk 5 Terbaik ADWI 2021

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:05 WIB

India Jadi Tujuan Ekspor Utama Sumbar

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:55 WIB
X