Pemko Padang Panjang Sepakati Replikasi Empat Inovasi Pelayanan Publik

Milna Miana
- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 13:49 WIB
Dok Kominfo Padang Panjang.
Dok Kominfo Padang Panjang.

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota segera menyepakati empat dari 21 replikasi inovasi pelayanan publik yang dibahas pada kegiatan Forum Group Discusion (FGD) Identifikasi dan Penetapan Replikasi Inovasi JIPP Provinsi Sumatera Barat via Zoom Meeting antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB), Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumbar serta pendamping dari Universitas Andalas, Kamis (26/8).

Tindak lanjutnya, hari ini, Jumat (27/8), Pemko langsung mengusulkan empat replikasi Inovasi Pelayanan Publik  ke Pemerintah Provinsi melalui surat dengan nomor B/061/143/SETDAKO-PP/VIII/2021.

Baca Juga: Penjualan Kelapa Muda Meningkat saat Gencarnya Vaksinasi di Padang Panjang

"Kita mengusulkan empat replikasi Inovasi Pelayanan Publik Kota Padang Panjang," kata Kepala Bagian Organisasi Setdako, Novi Yanti, S.STP, MM dikutip dari Facebook Kominfo Padang Panjang, Sabtu (28/8/2021).

Dikatakannya lagi, guna peningkatan pelayanan publik, Pemko berkomitmen mereplikasi inovasi pelayanan publik terbaik di Indonesia. Yakni inovasi pelayanan bernama Menyeting Gigi Emas (Mencegah Stunting dengan Gemalur, Insasi E, Bugiza, Pokmas Pejam dan Aliran) dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang akan direplikasi Dinas Kesehatan (Dinkes). Kemudian, Kelas IMUD (Ibu Muda) Puskesmas Padang Pasir dari  Pemerintah Kota Padang yang juga direplikasi Dinkes.

Baca Juga: Ada Sign System di Pasar Pusat Padang Panjang, Pembeli Merasa Terbantu

Sementara di bidang birokrasi, pemko mereplikasi inovasi Provinsi Riau bernama Sistem Informasi Jabatan Provinsi Riau (SI-JABPRI) oleh Bagian Organisasi Setdako,  serta Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19
(PIKOBAR), inovasi Pemkab Pangandaran yang direplikasi  Dinas Komunikasi dan Informatika.

Keberlanjutan impelementasi replikasi inovasi pelayanan publik ini, lanjut Novi, diharapkan dapat difasilitasi
secara intens oleh Pemprov Sumbar dan Kemenpan RB. (*)

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Terkini

X